Asing Ramai - Ramai Lepas Saham Tambang & Bank, IHSG Sempat Tersungkur

Saham News - Diposting pada 14 January 2026 Waktu baca 5 menit

Investor asing mencatatkan aksi beli bersih sebesar Rp101,97 miliar di seluruh pasar serta Rp205 miliar di pasar reguler pada perdagangan Senin (12/1/2026). Namun, pada saat yang sama, investor luar negeri juga membukukan penjualan bersih senilai Rp103,03 miliar di pasar negosiasi dan pasar tunai.

 

Pantauan CNBC Indonesia menunjukkan bahwa aksi jual asing banyak terjadi pada saham sektor pertambangan, energi, dan perbankan. Kondisi ini mencerminkan sikap kehati-hatian investor global yang cenderung menghindari risiko di tengah ketidakpastian geopolitik.

 

Lalu, saham apa saja yang paling banyak dilepas investor asing hingga membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat mengalami tekanan cukup dalam di awal pekan? Mengacu pada data Stockbit, berikut sepuluh saham dengan nilai jual bersih asing terbesar pada perdagangan Senin:

 

PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) sebesar Rp437,90 miliar
PT Rukun Raharja Tbk. (RAJA) sebesar Rp285,97 miliar
PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) sebesar Rp279,64 miliar
PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) sebesar Rp86,76 miliar
PT Raharja Energi Cepu Tbk. (RATU) sebesar Rp86,02 miliar
PT Pakuwon Jati Tbk. (PWON) sebesar Rp78,98 miliar
PT Sanurhasta Mitra Tbk. (MINA) sebesar Rp69,97 miliar
PT Darma Henwa Tbk. (DEWA) sebesar Rp67,49 miliar
PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) sebesar Rp57,33 miliar
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) sebesar Rp41,93 miliar

Meski demikian, IHSG mampu memperbaiki pelemahannya menjelang penutupan perdagangan. Indeks ditutup turun 52 poin atau melemah 0,58% ke level 8.884,72.

 

Sebelumnya, pada sesi kedua sekitar pukul 14.20 WIB, IHSG sempat anjlok hingga 2,47%. Namun, beberapa menit kemudian koreksi tersebut berhasil dipangkas signifikan hingga berada di bawah 1%.

 

Secara keseluruhan, terdapat 279 saham yang melemah, 435 saham menguat, dan 97 saham stagnan. Nilai transaksi tergolong tinggi, mencapai Rp40,10 triliun, dengan volume perdagangan sebanyak 74,41 miliar saham yang dilakukan dalam 5,07 juta transaksi.

 

Sebagian besar sektor perdagangan ditutup di zona merah, dengan tekanan terdalam terjadi pada sektor infrastruktur dan bahan baku. Sementara itu, hanya sektor industri dan kesehatan yang mampu mencatatkan penguatan pada perdagangan hari ini.

Sumber: cnbcindonesia.com

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.