IHSG Hari Ini Kamis 16 April 2026: Rekomendasi Saham Potensi Cuan & Arah Pergerakan Pasar

Saham News - Diposting pada 16 April 2026 Waktu baca 5 menit

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih melanjutkan fase konsolidasi jangka pendek pada perdagangan Kamis (16/4/2026). Pada sesi sebelumnya, IHSG terkoreksi sebesar 0,68% ke posisi 7.623. Meningkatnya tekanan jual menunjukkan bahwa pergerakan indeks masih belum stabil dan berpotensi mengalami fluktuasi dalam waktu dekat. Berdasarkan analisis MNC Sekuritas, posisi IHSG saat ini diperkirakan berada di bagian wave [iv] dari wave A atau bagian dari wave B. Kondisi tersebut membuka peluang penguatan lanjutan menuju kisaran 7.786 hingga 7.843 sekaligus menguji level resistance. Meski demikian, pelaku pasar tetap perlu mewaspadai kemungkinan koreksi lanjutan yang dapat membawa IHSG ke area support terdekat di rentang 7.457 hingga 7.578. Secara teknikal, support IHSG berada di level 7.488 dan 7.351, sementara resistance berada di 7.700 dan 7.861. Di tengah pergerakan indeks yang relatif terbatas, MNC Sekuritas memberikan rekomendasi beberapa saham untuk diperhatikan.

 

Saham PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) naik 1,03% ke level Rp3.940, namun masih disertai tekanan jual dan belum mampu menembus MA60. Posisi saham ANTM diperkirakan berada pada bagian wave [iii] dari wave C. Saham ini direkomendasikan speculative buy di kisaran Rp3.810 hingga Rp3.930 dengan target harga Rp4.070 hingga Rp4.270 dan batas cut loss di bawah Rp3.780. Sementara itu, saham PT Harum Energy Tbk. (HRUM) menguat 0,97% ke level Rp1.040, tetapi masih dibayangi tekanan jual. Posisi saham ini diperkirakan berada pada bagian wave iii dari wave (c) dari wave [d]. Rekomendasi buy on weakness berada di kisaran Rp1.015 hingga Rp1.035 dengan target harga Rp1.115 hingga Rp1.150 dan stop loss di bawah Rp1.010. Saham PT Trimegah Bangun Persada Tbk. (NCKL) naik 2,68% ke level 1.150, tetapi masih berada di bawah MA20 dan didominasi tekanan jual. Posisi saham ini diperkirakan berada pada bagian wave [iv] dari wave C. MNC Sekuritas merekomendasikan buy on weakness pada rentang Rp1.120 hingga Rp1.145 dengan target Rp1.215 hingga Rp1.245 dan stop loss di bawah Rp1.100. Sementara itu, saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGAS) menguat 2,71% ke level 1.895 dengan dukungan volume pembelian dan berhasil menembus MA20. Posisi saham ini diperkirakan berada pada bagian wave A dari wave (B). MNC Sekuritas merekomendasikan buy on weakness pada kisaran Rp1.855 hingga Rp1.895 dengan target Rp1.965 hingga Rp1.995 serta stop loss di bawah Rp1.835.

 

Sebagai catatan, informasi ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham. Seluruh keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca, dan Bisnis.com tidak bertanggung jawab atas segala potensi keuntungan maupun kerugian yang timbul dari keputusan tersebut.

Sumber: bisnis.com

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.