TikTok & Instagram Kalah! Ini Raja Medsos Paling Cuan Nomor Satu di Dunia

Berita Terkini - Diposting pada 16 April 2026 Waktu baca 5 menit

Facebook masih menjadi aplikasi dengan pendapatan iklan terbesar di antara platform media sosial. Berdasarkan laporan perusahaan riset dan data Omdia, platform milik Meta tersebut memimpin dalam hal pendapatan iklan dibandingkan aplikasi sosial lainnya.

 

Informasi ini ditampilkan melalui grafik yang dipaparkan oleh Kepala Media & Hiburan Omdia, Maria Rua Aguete, dalam sebuah sesi terbaru. Dalam data tersebut, Facebook berhasil mengungguli berbagai aplikasi lain, termasuk TikTok serta Instagram yang juga berada di bawah naungan Meta.

 

Secara keseluruhan, Facebook, Instagram, YouTube, dan TikTok menguasai lebih dari 90% total pendapatan iklan di media sosial, dengan kontribusi Meta saja mencapai sekitar 70%.

 

Sementara itu, platform lain seperti LinkedIn, Pinterest, Reddit, dan X hanya memperoleh porsi yang relatif kecil dalam pasar iklan media sosial tersebut.

 

Di sisi lain, total pendapatan iklan global diperkirakan akan menembus angka US$1,6 triliun, dengan sekitar US$1,5 triliun berasal dari iklan online. Angka ini meningkat signifikan dibandingkan tahun 2025 yang tercatat sebesar US$935 miliar.

 

Pendapatan dari sektor iklan diproyeksikan tumbuh sekitar 13% pada tahun ini, sedangkan iklan tradisional hanya mengalami kenaikan tipis sekitar 2%. Aguete menyebutkan bahwa media sosial memiliki tingkat pengeluaran iklan per jam yang lebih tinggi, meskipun sebagian besar belanja iklan tersebut terkonsentrasi pada segelintir pemain besar.

 

Ia menjelaskan bahwa media sosial memiliki indeks yang lebih tinggi dalam hal pengeluaran iklan per jam, namun mayoritas dana tersebut hanya mengalir kepada sejumlah kecil platform utama.

 

Peralihan belanja iklan ke media sosial juga berdampak pada industri televisi, yang diperkirakan akan kehilangan sebagian pangsa pendapatannya. Hal ini terjadi karena iklan video di media sosial diproyeksikan akan menyumbang sekitar 40% dari total pendapatan TV dan video pada tahun 2030.

 

Selain itu, pendapatan dari iklan TV yang terhubung (Connected TV/CTV) diperkirakan akan melampaui iklan TV linier dalam lima tahun ke depan. Dalam segmen ini, platform seperti Amazon, Netflix, dan Google mendominasi dengan penguasaan sekitar 20% pangsa pasar.

 

Pada tahun 2030, penyiar tradisional diperkirakan hanya akan menguasai sekitar 25% pangsa pasar. Angka ini terus menurun dalam lima tahun terakhir, dari 43% pada tahun 2020 menjadi sekitar 30% pada tahun sebelumnya.

Sumber: cnbcindonesia.com

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.