Crypto News
Terungkap! Siapa Pemilik Bitcoin Terbesar 2026? Ini Daftar & Fakta Mengejutkannya
/index.php
Bisnis | Ekonomi - Diposting pada 19 July 2025 Waktu baca 5 menit
Barang-barang impor dari Amerika Serikat (AS) kini mendapatkan fasilitas pembebasan bea masuk ketika masuk ke wilayah Indonesia. Kebijakan ini merupakan hasil dari pertemuan dan pembicaraan antara Presiden AS, Donald Trump, dengan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Sementara itu, produk ekspor asal Indonesia yang dikirim ke pasar AS akan dikenakan tarif impor sebesar 19 persen, yang merupakan penurunan dari sebelumnya 32 persen—angka tarif tinggi yang diterapkan oleh pemerintahan Trump di masa lalu.
Kesepakatan mengenai perubahan kebijakan tarif ini diumumkan langsung oleh Presiden Trump pada hari Selasa, 15 Juli.
“Mereka [Indonesia] akan membayar tarif sebesar 19 persen, dan kami [AS] tidak akan membayar apa pun. Kami akan mendapatkan akses penuh ke pasar Indonesia,” ujar Trump dalam pernyataannya.
Meski demikian, belum ada informasi lanjutan yang menjelaskan secara rinci mengenai waktu efektif pemberlakuan tarif baru tersebut.
Lalu, apa saja jenis barang dari Amerika Serikat yang selama ini diekspor ke Indonesia?
Berdasarkan data dari Kementerian Perdagangan Republik Indonesia yang dihimpun dari Statistik Biro Sensus AS, total ekspor barang dari Amerika Serikat ke Indonesia mencapai nilai sebesar US$10,2 miliar atau sekitar Rp166,09 triliun selama tahun 2024.
Berikut adalah 10 komoditas utama yang dikirim AS ke Indonesia:
Bahan bakar mineral – senilai US$1,63 miliar
Biji-bijian dan buah-buahan penghasil minyak – sebesar US$1,26 miliar
Mesin serta peralatan mekanik – senilai US$1,21 miliar
Bahan kimia organik – senilai US$0,91 miliar
Limbah dan sisa dari industri pangan – sebanyak US$0,62 miliar
Pesawat udara dan perlengkapannya – sebesar US$0,52 miliar
Mesin dan perangkat elektronik – senilai US$0,44 miliar
Bubur kayu dan produk kertas – sebanyak US$0,40 miliar
Instrumen dan alat optik/precisi – sebesar US$0,27 miliar
Produk susu, telur unggas, dan madu – senilai US$0,21 miliar
Sumber: cnnindonesia.com
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.