Marak Kasus Libatkan Taksi 'Hijau'! Polisi Akhirnya Buka Suara, Ini Faktanya

Berita Terkini - Diposting pada 29 April 2026 Waktu baca 5 menit

Sejumlah insiden kecelakaan tercatat melibatkan taksi berwarna hijau. Menanggapi hal tersebut, pihak kepolisian memberikan pernyataan terkait kejadian-kejadian tersebut. Taksi listrik hijau milik Green SM kini tengah menjadi sorotan karena beberapa kecelakaan yang melibatkannya. Peristiwa terbaru terjadi di Stasiun Bekasi Timur. Dalam rekaman video terlihat taksi Green SM berhenti di tengah rel kereta, lalu tak lama kemudian sebuah kereta commuter line datang dan menabrak kendaraan tersebut.

 

Benturan antara taksi dan kereta commuter line tersebut menyebabkan perjalanan kereta lain terganggu sehingga harus berhenti di Stasiun Bekasi Timur. Kejadian semakin parah ketika kereta api jarak jauh Argo Bromo Anggrek datang dan menabrak rangkaian kereta tersebut. Diduga, tabrakan antara kereta dan taksi hijau tersebut mengganggu sistem persinyalan kereta api.

 

Saat ini, kecelakaan tersebut sedang dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian. Dalam investigasi ini, petugas menggunakan metode Traffic Accident Analysis (TAA) untuk merekonstruksi kejadian secara rinci, termasuk dengan memanfaatkan teknologi drone.

 

Kasi Pullahjianta Subdit Laka Ditgakkum Korlantas Polri, Kompol Sandhi Wiedyanoe menjelaskan bahwa hasil rekaman tersebut akan dijadikan sebagai alat bukti elektronik yang sah dalam proses penyidikan lanjutan.

 

“Itu akan menjadi bukti elektronik yang nantinya digunakan dalam proses penyidikan kecelakaan lalu lintas berikutnya. Hasilnya juga akan disampaikan kepada jaksa penuntut umum dan hakim sebagai dasar dalam proses penuntutan serta pengambilan keputusan,” ujar Sandhi, dikutip dari laman Korlantas Polri.

 

Sandhi juga menyoroti keterlibatan taksi Green SM dalam sejumlah kecelakaan. Berdasarkan catatan detikOto, khusus di perlintasan kereta api saja, sudah terdapat tiga kejadian tertemper yang melibatkan taksi milik perusahaan asal Vietnam tersebut. Selain itu, terdapat pula beberapa kecelakaan lain yang melibatkan taksi listrik berwarna hijau tersebut di luar insiden di perlintasan kereta.

 

“Kami dari Korlantas, khususnya melalui kerja sama antara Direktorat Penegakan Hukum (Ditgakkum) dan Direktorat Keamanan dan Keselamatan (Ditkamsel), akan berkoordinasi untuk mengevaluasi banyaknya kejadian yang melibatkan taksi hijau. Evaluasi terhadap perusahaan tersebut akan kami lakukan,” katanya.

 

Sementara itu, pihak Green SM menyatakan bahwa kasus ini masih berada dalam tahap penyelidikan. Melalui akun Instagram resminya, Green SM juga menyampaikan rasa belasungkawa atas kejadian tersebut. Dalam pernyataan resmi, perusahaan menegaskan bahwa proses investigasi masih terus berjalan.

 

“Saat ini, insiden tersebut masih dalam tahap investigasi dan belum ada kesimpulan resmi dari pihak berwenang. Green SM terus berkoordinasi dengan otoritas terkait dengan memberikan informasi yang relevan serta mendukung proses penyelidikan,” tulis pihak perusahaan.

 

“Keselamatan dan transparansi tetap menjadi prioritas utama kami. Kami berkomitmen untuk mempertahankan standar operasional yang ketat demi menjaga keselamatan pengemudi, penumpang, dan masyarakat,” demikian pernyataan Green SM.

Sumber: detik.com

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

TAG :