Terungkap! Siapa Pemilik Bitcoin Terbesar 2026? Ini Daftar & Fakta Mengejutkannya

Crypto News - Diposting pada 02 May 2026 Waktu baca 5 menit

Kepemilikan Bitcoin pada tahun 2026 tersebar di berbagai pihak, mulai dari penciptanya, bursa kripto, perusahaan terbuka, ETF, hingga pemerintah. Namun, berdasarkan data terbaru, Satoshi Nakamoto masih tercatat sebagai pemilik Bitcoin terbesar di dunia.

 

Menurut laporan Arkham Intelligence per April 2026 yang dikutip dari CoinMarketCap pada Jumat (1/5/2026), Satoshi diperkirakan menguasai sekitar 1,096 juta Bitcoin atau senilai sekitar USD 82 miliar berdasarkan harga saat ini.

 

Kepemilikan tersebut berasal dari aktivitas penambangan awal Bitcoin yang teridentifikasi melalui pola “Patoshi Pattern”. Satoshi diketahui telah menambang sekitar 22.000 blok pada masa awal perkembangan Bitcoin.

 

Jumlah ini setara dengan sekitar 5,5 persen dari total pasokan Bitcoin global. Hingga kini, dompet digital yang dikaitkan dengan Satoshi belum menunjukkan aktivitas berarti, sehingga tetap menjadi sorotan dalam analisis kepemilikan Bitcoin.

 

Di posisi selanjutnya, Coinbase tercatat sebagai entitas terbesar kedua dengan kepemilikan sekitar 976.000 BTC, termasuk aset milik perusahaan maupun nasabah yang disimpan melalui layanan kustodian.

 

Sementara itu, Binance menguasai sekitar 631.000 BTC yang tersebar di berbagai wallet yang telah teridentifikasi.

 

Disclaimer: Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca. Lakukan pembelajaran dan analisis sebelum melakukan transaksi kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan maupun kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

 

Peran Besar ETF dan Perusahaan Publik
Selain bursa kripto, ETF Bitcoin dan perusahaan publik kini menjadi pemain utama dalam kepemilikan institusional Bitcoin.

 

BlackRock tercatat sebagai penerbit ETF Bitcoin terbesar dengan kepemilikan sekitar 799.000 BTC. Lonjakan ini terjadi setelah peluncuran ETF Bitcoin spot di Amerika Serikat pada Januari 2024.

 

Selain BlackRock, sejumlah institusi besar seperti Fidelity, Grayscale, Bitwise, ARK Invest, hingga Morgan Stanley juga memiliki eksposur signifikan terhadap Bitcoin melalui produk ETF.

 

Grayscale, misalnya, memiliki kepemilikan yang tersebar di lebih dari 1.750 alamat wallet, dengan masing-masing tidak melebihi 1.000 BTC.

 

Di sisi perusahaan publik, Strategy menjadi pemegang Bitcoin terbesar dengan total sekitar 781.000 BTC. Namun, sebagian aset tersebut disimpan melalui layanan kustodian pihak ketiga seperti Fidelity.

Nilai total kepemilikan Bitcoin Strategy diperkirakan mencapai sekitar USD 59 miliar.

 

AS Pimpin Kepemilikan Bitcoin Negara
Pemerintah juga termasuk dalam jajaran pemilik Bitcoin terbesar, terutama dari hasil penyitaan aset. Pemerintah Amerika Serikat tercatat sebagai pemegang Bitcoin terbesar di antara negara, dengan kepemilikan sekitar 328.000 BTC.

 

Aset tersebut berasal dari berbagai kasus, termasuk peretasan Bitfinex dan marketplace ilegal Silk Road. Jumlah ini setara dengan sekitar 1,6 persen dari total pasokan Bitcoin.

 

Inggris berada di posisi berikutnya dengan sekitar 61.000 BTC, disusul El Salvador dengan 7.600 BTC, serta Bhutan yang memiliki sekitar 3.500 BTC dari aktivitas penambangan.

Di sisi lain, wallet individu terbesar dimiliki oleh Binance, dengan satu cold wallet berisi sekitar 249.000 BTC.

 

Menariknya, masih terdapat banyak wallet besar yang belum diketahui pemiliknya. Beberapa di antaranya menyimpan puluhan ribu Bitcoin, bahkan lebih dari 90.000 BTC.

 

Data ini menunjukkan bahwa meskipun transparansi blockchain terus berkembang, sebagian besar pemilik Bitcoin terbesar di dunia masih belum dapat diidentifikasi secara jelas.

Sumber: liputan6.com

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.