Crypto News
Terungkap! Siapa Pemilik Bitcoin Terbesar 2026? Ini Daftar & Fakta Mengejutkannya
/index.php
Bisnis | Ekonomi - Diposting pada 14 April 2025 Waktu baca 5 menit
Mata uang dolar Amerika Serikat kembali mengalami pelemahan dalam perdagangan Jumat (11/4), di tengah ketidakpastian yang terus membayangi akibat memanasnya ketegangan perang tarif antara AS dan China.
Mengutip laporan Reuters, Senin (14/4), Indeks Dolar (DXY) - yang mengukur kinerja dolar terhadap sejumlah mata uang utama dunia - terpeleset 0,56% ke level 99,958. Angka ini menjadi yang terendah sejak April 2022.
Brad Bechtel, Kepala FX Global di Jefferies, menjelaskan bahwa tekanan terhadap dolar dipicu oleh kebijakan tarif dan meningkatnya kekhawatiran akan potensi perang dagang yang kembali digelorakan oleh Presiden Donald Trump.
“Kondisi pasar saat ini mencerminkan kekhawatiran terhadap perekonomian AS yang mulai kehilangan momentum, serta meningkatnya risiko resesi,” kata Bechtel.
Penurunan dolar juga terjadi seiring aksi jual besar-besaran di pasar global yang turut menyeret saham dan bahkan obligasi pemerintah AS. Imbal hasil obligasi tenor 10 tahun mencatat kenaikan mingguan terbesar sejak tahun 2001.
Selain itu, investor global mulai beralih ke mata uang alternatif yang dinilai lebih aman seperti yen Jepang dan franc Swiss. Menurut Bechtel, fenomena ini mencerminkan adanya "pergeseran besar" dari dominasi dolar sebagai mata uang utama dunia.
“Investor kini mulai merambah zona euro dan wilayah lainnya, serta memperkuat strategi lindung nilai terhadap risiko kurs,” tambahnya.
Di sisi lain, data ekonomi terbaru menunjukkan penurunan signifikan pada tingkat kepercayaan konsumen AS di bulan April 2025. Sementara itu, ekspektasi inflasi untuk 12 bulan ke depan melonjak ke titik tertinggi sejak 1981.
Sumber: wartaekonomi.co.id
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.