Crypto News
Terungkap! Siapa Pemilik Bitcoin Terbesar 2026? Ini Daftar & Fakta Mengejutkannya
/index.php
Crypto News - Diposting pada 15 July 2025 Waktu baca 5 menit
Bitcoin (BTC) kembali mencatat pencapaian penting. Setelah mengalami lonjakan harga hingga menembus level US$123.000, Bitcoin secara resmi kembali masuk dalam daftar lima besar aset dengan kapitalisasi pasar terbesar di dunia.
Berdasarkan data CompaniesMarketCap per Senin (14 Juli 2025), kapitalisasi pasar Bitcoin kini mencapai US$2,42 triliun. Angka ini mengungguli nilai pasar Amazon sebesar US$2,22 triliun dan perak sebesar US$2,48 triliun. Dengan demikian, Bitcoin menduduki peringkat kelima sebagai aset dengan nilai tertinggi berdasarkan kapitalisasi pasar secara global.
Terakhir kali Bitcoin mencapai posisi lima besar ini terjadi pada bulan Mei 2025, ketika harga Bitcoin pertama kali kembali menembus batas psikologis US$100.000 sejak awal Februari 2025.
Saat ini, secara peringkat, Bitcoin berada tepat di bawah perusahaan teknologi besar seperti NVIDIA, Microsoft, dan Apple. Sementara itu, posisi teratas masih dikuasai oleh emas sebagai aset lindung nilai global, dengan kapitalisasi pasar mencapai US$22,6 triliun—nyaris sepuluh kali lipat dibandingkan Bitcoin.
Mengutip laporan Cointelegraph, analis pasar dari platform tokenisasi RWS Brickken, Enmanuel Cardozo, menyatakan bahwa akumulasi yang dilakukan oleh institusi serta dukungan dari kondisi makroekonomi saat ini berpotensi mendorong Bitcoin melampaui valuasi Apple. Ia mengatakan hal itu mungkin terjadi apabila harga Bitcoin mencapai angka US$142.000.
Cardozo juga menambahkan bahwa mengalahkan kapitalisasi pasar Microsoft bukanlah hal yang mustahil, terutama jika permintaan terhadap ETF Bitcoin berbasis spot terus meningkat tajam. Jika skenario ini terwujud, nilai Bitcoin diperkirakan dapat mencapai US$167.000.
“Dengan kehadiran institusi besar seperti BlackRock serta pertumbuhan kepemilikan oleh MicroStrategy, posisi Bitcoin sebagai kelas aset investasi semakin tak terbantahkan, apalagi dengan arah regulasi yang kini mulai mendukung,” jelasnya.
Pada 14 Juli 2025, Bitcoin kembali memecahkan rekor tertinggi barunya di level US$123.200, yang semakin menguatkan tren positif yang dipicu oleh meningkatnya minat institusional. Berdasarkan data dari BitcoinTreasuries, dalam 30 hari terakhir, jumlah perusahaan yang mencantumkan Bitcoin dalam laporan keuangan mereka meningkat dua kali lipat, dari 124 menjadi lebih dari 265 entitas.
Saat ini, total kepemilikan Bitcoin oleh perusahaan telah mencapai sekitar 3,5 juta BTC. Dari jumlah tersebut, sekitar 853.000 BTC—setara 4% dari total suplai—dimiliki oleh perusahaan publik, sementara lebih dari 1,4 juta BTC atau sekitar 6,6% suplai global dimiliki oleh ETF Bitcoin berbasis spot.
ETF Bitcoin spot di Amerika Serikat juga mencatat rekor arus masuk bersih selama tujuh hari berturut-turut hingga akhir pekan lalu. Berdasarkan data dari Farside Investors, aliran dana masuk besar tercatat selama dua hari berturut-turut dengan masing-masing US$1,18 miliar dan US$1,02 miliar pada tanggal 10 dan 11 Juli 2025.
Sentimen positif juga semakin menguat berkat pelaksanaan acara “Crypto Week” di Amerika Serikat serta beredarnya rumor terkait kemungkinan mundurnya Jerome Powell dari jabatan Ketua The Fed. Powell selama ini kerap menjadi sasaran kritik Presiden Donald Trump terkait kebijakan suku bunga di AS.
Sumber: coinvestasi.com
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.