Starlink Elon Musk Kuasai 1.000 Maskapai Penerbangan: Internet Cepat di Udara!

Teknologi Terkini - Diposting pada 26 July 2024 Waktu baca 5 menit

DIGIVESTASI - CEO SpaceX, Elon Musk, telah mengumumkan bahwa layanan internet berbasis satelit Starlink kini telah beroperasi di lebih dari 1.000 maskapai penerbangan. Pengumuman ini menunjukkan ekspansi signifikan Starlink yang menggunakan satelit orbit rendah (Low Earth Orbit/LEO) di sektor penerbangan. Melalui akun media sosial X (sebelumnya Twitter), @elonmusk, Musk menyatakan bahwa koneksi internet di pesawat yang menggunakan Starlink tetap menawarkan kecepatan tinggi.

 

“Starlink sekarang beroperasi di lebih dari 1.000 pesawat! Menggunakan Starlink di pesawat terasa seperti Anda berada di koneksi serat optik berkecepatan tinggi di darat,” ujar Elon Musk pada Kamis (25/7/2024).

 

Namun, Musk tidak merinci daftar maskapai penerbangan yang telah terhubung dengan layanan internet Starlink. Sementara itu, akun resmi Starlink, @Starlink, di media sosial X menyebut bahwa Starlink menyediakan internet berkecepatan tinggi kepada penumpang. Starlink juga berencana untuk terus menambah layanan internet bagi maskapai lainnya.

 

“Starlink membuat penumpang tetap terhubung dengan internet berkecepatan tinggi sejak mereka naik ke pesawat. Saat ini kami memiliki kontrak untuk menghubungkan lebih dari 1.000 pesawat dan terus bertambah di seluruh dunia!” demikian pernyataan dari akun tersebut. Maskapai asal Kanada, WestJet, adalah salah satu yang telah menandatangani kerja sama dengan Starlink. WestJet, melalui unggahan blog di laman resminya, mengumumkan bahwa mulai Desember 2024, maskapai ini akan menyediakan internet berkecepatan tinggi dari Starlink di Kanada. 

 

“WestJet dan TELUS akan menjadi yang pertama di Kanada yang memanfaatkan teknologi Starlink untuk menghadirkan internet berkecepatan tinggi terbaik di kelasnya mulai Desember 2024,” demikian yang dikutip pada Kamis (25/7/2024). WestJet akan menjadi maskapai Boeing 737 komersial terbesar di Amerika Utara yang menawarkan konektivitas dalam penerbangan didukung oleh teknologi Starlink, yang mencakup konstelasi satelit terbesar di dunia.

 

Starlink dipilih sebagai mitra teknologi penerbangan baru WestJet karena kemampuannya memberikan bandwidth yang memadai dan internet dengan latensi terendah. Platform baru ini akan mulai digunakan sebelum akhir 2024, dengan rencana untuk menyelesaikan instalasi pada armada berbadan sempit modern WestJet pada akhir 2025. Semua pesawat berbadan lebar direncanakan akan ditingkatkan pada akhir 2026.


Temukan berita dan artikel lainnya di Google Berita

Sumber: bisnis.com

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

TAG :