IHSG Hari Ini Kamis 23 April 2026: Prediksi Arah Pasar & Rekomendasi Saham Potensi Cuan

Saham News - Diposting pada 23 April 2026 Waktu baca 5 menit

Sejumlah analis memproyeksikan bahwa pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Kamis (23/4/2026), berpotensi mengalami penguatan, sekaligus memberikan sejumlah rekomendasi saham pilihan. Berdasarkan data IDX Mobile pada Rabu (22/4/2026), IHSG tercatat turun sebesar 0,24% atau 17,77 poin ke level 7.541. Meski indeks melemah, sebagian besar saham justru ditutup di zona positif, dengan 459 saham menguat, 251 saham melemah, dan 249 saham tidak mengalami perubahan.

 

Dua saham yang diperkirakan akan dikeluarkan dari indeks MSCI, yakni PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA), tercatat sama-sama mengalami penurunan. Penurunan IHSG juga sejalan dengan pelemahan sejumlah saham berkapitalisasi besar. Saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) turun 0,77% ke Rp6.450, PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) melemah 9,62% ke Rp5.400, PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) terkoreksi 1,98% ke Rp6.175, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) turun 0,92% ke Rp3.240, dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) merosot 9,71% ke Rp2.510.

 

Tim analis MNC Sekuritas menilai bahwa posisi IHSG saat ini berada di fase akhir wave [iv] pada label hitam, atau sebagai alternatif berada di akhir wave [a] dari wave B pada label merah. Kondisi ini mengindikasikan bahwa IHSG masih berpotensi mengalami koreksi lanjutan dengan area penurunan terdekat diperkirakan berada di kisaran 7.245–7.447, sekaligus menutup beberapa gap yang masih terbuka.

 

Meski terdapat peluang penguatan, dalam jangka pendek IHSG diperkirakan akan menguji area 7.580–7.601. Secara keseluruhan, pergerakan indeks diproyeksikan berada dalam rentang support di 7.488 dan 7.351, serta resistance di 7.700 dan 7.861. MNC Sekuritas merekomendasikan investor untuk mempertimbangkan strategi buy on weakness pada saham PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk. (ACES), PT Bank Neo Commerce Tbk. (BBYB), dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI), serta speculative buy untuk PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO).

 

Disclaimer: Informasi ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham. Seluruh keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab atas segala risiko kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi tersebut.

Sumber: bisnis.com

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.