Soal Aturan Hak Penerbit di Indonesia, Begini Tanggapan Google

Teknologi Terkini - Diposting pada 21 February 2023 Waktu baca 5 menit

Google memberi tanggapan atas rencana aturan hak penerbit yang sedang dibahas oleh pemerintah Indonesia. Sebagai salah satu platform digital yang memberikan dukungan signifikan pada organisasi berita, Google menyatakan bahwa beberapa poin dalam aturan tersebut masih perlu disempurnakan agar sejalan dengan tujuan mereka membangun masa depan berita berkelanjutan di Tanah Air.

 

Google mengungkap bahwa mereka memiliki enam prinsip yang digunakan untuk membuat kerangka regulasi yang efektif di Indonesia.

 

Prinsip pertama adalah memahami cara Google bekerja dengan penerbit Indonesia, dimana mereka memberikan dukungan dan pendanaan yang signifikan pada organisasi berita. Salah satu bentuk dukungan tersebut adalah mengarahkan trafik ke situs penerbit berita sebanyak 24 miliar kali setiap bulannya di seluruh dunia tanpa biaya.

 

Kedua, Google memberi prioritas pada kepentingan pengguna di Indonesia dalam membuat kerangka regulasi yang efektif. Sebagai perusahaan asal Amerika Serikat, mereka merasa khawatir bahwa beberapa usulan yang dibahas dapat berdampak negatif pada pengguna di Indonesia.

 

Ketiga, Google ingin menegaskan pentingnya regulasi yang memberikan kepastian bagi semua bisnis yang terdampak, agar bisa beroperasi dengan jelas secara operasional, legal, dan komersial.

 

Keempat, terkait pengawasan independen, Google mendorong pembentukan badan independen jika pemerintah ingin membuat regulasi. Badan tersebut harus terpisah dari penerbit berita dan platform digital agar dapat memastikan integritasnya.

 

Kelima, Google menekankan pentingnya regulasi yang berlaku secara adil dan mempertimbangkan pengecualian untuk platform digital terdampak. Menurut mereka, pengecualian tersebut seharusnya didasarkan pada signifikansi masing-masing platform digital.

 

Prinsip keenam Google adalah mendukung konten berita asli di Indonesia. Google menyatakan bahwa untuk menjalankan regulasi tersebut, perlu adanya standar dan kriteria yang jelas dan masuk akal terkait proses verifikasi dan keterlibatan penerbit berita Indonesia dalam regulasi tersebut.

 

"Saat ini ada sejumlah usulan yang tidak sejalan dengan keinginan kita semua untuk membangun masa depan berita yang berkelanjutan di ranah online tanah air yang setiap hari kami upayakan bersama pemerintah, penerbit berita, dan jurnalis," kata Google dalam keterangan resminya.

 

Sumber: cnbcindonesia.com

 

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun InstagramTikTokYoutube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar teknologi aset digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

 

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

TAG :