Ponsel Samtaesong 8 dari Korea Utara Menarik Perhatian dengan Desain Mirip Samsung

Teknologi Terkini - Diposting pada 19 July 2023 Waktu baca 5 menit

Pemerintah Korea Utara baru-baru ini meluncurkan smartphone terbaru mereka yang menarik perhatian karena kesamaannya dengan produk Samsung. Smartphone cerdas ini dinamakan Samtaesong 8 dan telah dipromosikan melalui Korean Central Television, saluran televisi milik pemerintah.

 

Ponsel ini pertama kali diperkenalkan dalam sebuah acara yang bertujuan untuk mempromosikan penggunaan smartphone yang tepat dan aman. Dalam bahasa Korea Utara, "samtaesong" mengandung makna "tiga bintang terang." Ketiga bintang tersebut merujuk kepada pendiri Korea Utara, yaitu Kim Il-sung, istrinya Kim Jong-suk, dan putra mereka Kim Jong-il. Mereka dijuluki sebagai tiga bintang terang karena dianggap sebagai pahlawan yang melawan penjajahan Jepang.

 

Samtaesong 8 memiliki desain luar yang mirip dengan smartphone yang diproduksi oleh perusahaan Samsung Electronics di Korea Selatan atau Huawei di China. Ponsel ini dilengkapi dengan dua kamera di bagian belakang dan satu kamera di bagian depan.

 

Walaupun telah ada laporan mengenai beberapa model smartphone Korea Utara seperti Pyongyang Touch dan Arirang, kehadiran Samtaesong 8 merupakan sebuah penambahan baru. Namun, belum dapat dipastikan apakah Samtaesong 8 diproduksi di dalam negeri atau diimpor dari China.

 

Ponsel pintar di Korea Utara tidak memiliki akses ke internet, namun mereka dapat mengakses intranet Korea Utara melalui kartu SIM. KCTV, stasiun televisi Korea Utara, telah memberikan saran kepada penontonnya agar menunggu selama 1 hingga 2 detik sebelum menjawab panggilan telepon untuk menghindari paparan gelombang elektromagnetik berlebih, serta mengatur kecerahan mata dan membatasi waktu anak-anak dalam menggunakan layar ponsel.

 

Di sisi lain, dalam sebuah foto yang dirilis oleh Kantor Berita Pusat Korea yang dikelola oleh negara pada hari Rabu, terlihat pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, menggunakan ponsel lipat yang menyerupai Samsung Galaxy atau Huawei. Berdasarkan laporan dari Stimson Center, lembaga pemikir independen, diperkirakan sekitar 6,5 hingga 7 juta warga Korea Utara saat ini memiliki akses ke jaringan seluler.

 

Korea Utara diperkirakan telah memperkenalkan jaringan seluler pertamanya pada tahun 2002. Sejak tahun 2013, ponsel pintar mulai menyebar dengan cepat di ibu kota Pyongyang dan kota-kota besar lainnya. Mayoritas ponsel diimpor dari China. Ponsel pintar pertama yang diproduksi secara lokal adalah Arirang, yang diperkenalkan ke publik pada bulan Agustus 2013 dan laporan dari CNN menyebutkan bahwa ponsel Arirang dijual dengan harga US$ 350 di Pyongyang pada tahun 2017.

 

Smartphone Korea Utara dilaporkan memiliki berbagai fitur canggih, termasuk teknologi kecerdasan buatan dan fitur identifikasi biometrik seperti pengenalan suara dan wajah. Penggunaan smartphone diproyeksikan akan terus meningkat pesat dan menjadi barang penting bagi warga Korea Utara.

 

Sumber: tempo.co

 

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun InstagramTikTokYoutube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar teknologi aset digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

TAG :