Pakai Layanan Cloud Microsoft 365, Amazon Harus Bayar Rp15 Triliun

Teknologi Terkini - Diposting pada 21 October 2023 Waktu baca 5 menit

Amazon telah sepakat menggunakan layanan Microsoft 365 dengan biaya berlangganan sekitar Rp15,72 triliun atau USD1 miliar selama kurang lebih 5 tahun untuk sekitar 1 juta pengguna. Amazon awalnya menggunakan Microsoft Office yang diinstal secara lokal atau di server mereka, tetapi sekarang akan beralih ke layanan cloud Microsoft 365. Meskipun Amazon memiliki Amazon Web Services (AWS), mereka tidak menawarkan platform perangkat lunak sebagai layanan untuk pekerja kantoran seperti Microsoft 365.

 

Pasar perangkat lunak kantor memiliki nilai sekitar US$24,45 miliar pada tahun 2022, dan diperkirakan akan tumbuh menjadi US$37,06 miliar pada tahun 2028. Microsoft 365 bersaing dengan Google Workspace, yang mendominasi sekitar 50% dari pasar.

 

Selain itu, Amazon, khususnya melalui AWS, sedang fokus pada pengembangan teknologi artificial intelligence (AI). CEO Amazon, Andy Jassy, meminta semua unit bisnis di AWS untuk mengembangkan teknologi generatif AI. Amazon melihat AI sebagai cara untuk menghemat pengeluaran, meningkatkan efisiensi operasional, dan produktivitas karyawan. Inisiatif AI ini dianggap sebagai inti dari pengalaman pelanggan yang akan ditawarkan Amazon di masa depan. CEO-CEO perusahaan teknologi lainnya, seperti Apple, Google, dan Meta, juga menyoroti penggunaan teknologi AI dalam produk dan layanan mereka.

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

TAG :