Saham News
IHSG Masih Merah, Tapi Saham Ini Justru Menarik Diburu-Peluang di Tengah Tekanan
/index.php
Teknologi Terkini - Diposting pada 03 July 2024 Waktu baca 5 menit
DIGIVESTASI - Menteri BUMN Erick Thohir mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam acara peresmian pabrik sel baterai PT Hyundai LG Indonesia (HLI) Green Power di Karawang, Jawa Barat. Acara ini juga dihadiri oleh sejumlah menteri kabinet Jokowi, seperti Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.
"Mendampingi bapak Presiden Jokowi bersama Menko Marves Pak Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Investasi/Kepala BKPM Pak Bahlil Lahadalia, dan Menteri Perindustrian Pak Agus Gumiwang meresmikan pabrik sel baterai PT Hyundai LG Indonesia (HLI) Green Power di Karawang, Jawa Barat," kata Erick melalui akun Instagramnya @erickthohir, Rabu (3/7/2024).
Erick menyatakan bahwa pabrik di Karawang adalah yang terbesar di Asia Tenggara, yang akan memproduksi baterai untuk kendaraan listrik Hyundai, termasuk Kona Electric.
"HLI adalah pabrik terbesar di Asia Tenggara yang memproduksi massal baterai untuk kendaraan listrik," jelasnya.
Ia juga menegaskan komitmen BUMN untuk mendukung ekosistem kendaraan listrik di Indonesia, mulai dari hulu hingga hilir, dan yakin bahwa Indonesia akan menjadi pemain utama dalam industri kendaraan listrik global.
"Kami di BUMN berkomitmen men-support ekosistem kendaraan listrik mulai dari pertambangan nikel, pembangunan smelter, pembuatan precursor, katoda, hingga menjadi baterai ion lithium. Bismillah, Indonesia akan menjadi pemain utama kendaraan listrik dunia," tegasnya.
Sebagai informasi, fasilitas di Karawang mampu memproduksi sel baterai hingga 10 GWh dengan investasi antara US$ 1,2 miliar hingga US$ 1,5 miliar, atau sekitar Rp 19,5 triliun hingga Rp 24,4 triliun (kurs Rp 16.300). Secara keseluruhan, ekosistem kendaraan listrik dari hulu hingga hilir yang dibangun kedua perusahaan mencapai investasi sebesar US$ 12 miliar atau Rp 195,6 triliun.
"Hari ini menandakan babak baru, di mana kita menyaksikan proses peresmian pabrik baterai mobil yang terintegrasi dengan total investasi US$ 9,8 miliar, tidak termasuk investasi Hyundai untuk mobil. Secara akumulasi, total investasi mencapai US$ 11 miliar hingga US$ 12 miliar. Ini adalah investasi terbesar dalam satu ekosistem di Indonesia, khususnya untuk baterai mobil hingga mobilnya," jelas Bahlil.
Sumber: detik.com
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.