Hacker Pusat Data Nasional Minta Maaf, Janji Kasih Kunci Data PDNS 2 Secara Gratis

Teknologi Terkini - Diposting pada 02 July 2024 Waktu baca 5 menit

DIGIVESTASI - Brain Cipher, pelaku serangan ransomware terhadap Pusat Data Nasional (PDNS) 2, berjanji akan membebaskan seluruh data yang mereka sandera secara gratis. Dalam pernyataan yang diyakini berasal dari kelompok hacker tersebut, mereka menyatakan bahwa data PDNS 2 akan dilepaskan pada Rabu, 2 Juli 2024. Sebagai informasi, PDNS diserang pada Kamis, 20 Juni 2024.

 

Serangan ini mengakibatkan sejumlah layanan publik terganggu. Data dari 282 kementerian/lembaga (KL) terkena dampak serangan tersebut. Sebelumnya, peretas meminta tebusan senilai US$8 juta atau sekitar Rp 131 miliar.

 

Namun, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi menegaskan bahwa pemerintah tidak akan membayar tebusan tersebut.

 

Dalam keterangan pers yang disampaikan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Hadi Tjahjanto pada Senin (1/7), disebutkan bahwa PDNS 2 akan pulih pada Juli mendatang. Pemerintah sedang melakukan pemulihan sesuai prosedur.

 

Jika para hacker benar-benar membebaskan data PDNS 2 tanpa biaya, ini berarti layanan publik bisa pulih lebih cepat dari target yang ditetapkan pemerintah.

 

Pernyataan Brain Cipher diunggah oleh akun media sosial X bernama Stealthmole_int. Akun tersebut menuliskan bahwa geng ransomware akan merilis kunci dekripsi secara gratis. Berikut adalah keterangan resmi mereka:

“Kami ingin membuat pernyataan publik.

 

Rabu ini, kami akan memberikan kunci dekripsi secara gratis. Kami harap penyerangan ini membuat Anda sadar betapa pentingnya anggaran untuk industri teknologi dan merekrut spesialis yang berkualifikasi tinggi.

 

Penyerangan kami tidak terkait dengan konteks politik, ini hanya merupakan pengujian dengan harapan mendapat bayaran setelahnya.

Masyarakat Indonesia, kami meminta maaf atas dampak yang terjadi.

 

Kami juga meminta rasa terima kasih dan konfirmasi dari publik atas keputusan yang kami buat secara sadar dan independen.

 

Jika perwakilan pemerintah melarang masyarakat mengucapkan terima kasih kepada hacker, kalian bisa melakukannya secara privat melalui kantor pos.

Catatan tambahan:

Kami meninggalkan dompet monero untuk donasi. Kami harap Rabu besok bisa mendapatkan sejumlah uang. (Kami tekankan bahwa kami akan menyerahkan kunci dekripsi secara gratis melalui inisiatif pribadi kami).

Catatan tambahan berikutnya:

Rabu besok kami akan membuktikan kata-kata kami.”


Temukan berita dan artikel lainnya di Google Berita

Sumber: cnbcindonesia.com

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

TAG :