Saham News
Saham Bank Tertekan Aksi Jual Asing-Saatnya Waspada atau Justru Peluang?
/index.php
Teknologi Terkini - Diposting pada 28 January 2023 Waktu baca 5 menit
Microsoft pada hari Senin lalu (23/1) mengumumkan investasi multi-miliar dolar baru dengan OpenAI pembuat ChatGPT. Microsoft menolak untuk memberikan informasi berapa jumlah investasi yang mereka berikan, tetapi Semafor melaporkan awal bulan ini bahwa Microsoft sedang dalam pembicaraan untuk berinvestasi senilai $10 miliar.
Kesepakatan itu menandai fase ketiga dari kemitraan antara kedua perusahaan, menyusul investasi Microsoft sebelumnya pada 2019 dan 2021. Microsoft mengatakan kemitraan yang diperbarui akan mempercepat terobosan dalam AI dan membantu kedua perusahaan mengkomersialkan teknologi canggih di masa depan.
“Kami membentuk kemitraan kami dengan OpenAI berdasarkan ambisi bersama untuk secara bertanggung jawab memajukan penelitian AI mutakhir dan mendemokratisasi AI sebagai platform teknologi baru,” kata CEO Microsoft Satya Nadella dalam sebuah posting blog.
OpenAI bekerja erat dengan layanan cloud Microsoft Azure. Pada Juli 2019, Microsoft mendukung OpenAI dengan $1 miliar, dan investasi tersebut menjadikan Microsoft sebagai penyedia layanan komputasi awan “eksklusif” untuk OpenAI. Microsoft mengatakan Senin bahwa Azure akan terus berfungsi sebagai penyedia eksklusif OpenAI.
Investasi Microsoft juga akan membantu kedua perusahaan terlibat dalam superkomputer dalam skala besar dan menciptakan pengalaman baru yang didukung AI, kata rilis tersebut.
ChatGPT secara otomatis menghasilkan teks berdasarkan petunjuk tertulis dengan cara yang jauh lebih canggih dan kreatif daripada chatbot di Silicon Valley sebelumnya. Perangkat lunak ini memulai debutnya pada akhir November dan dengan cepat berubah menjadi sensasi viral ketika para eksekutif teknologi dan pemodal ventura membicarakannya di Twitter, bahkan membandingkannya dengan debut iPhone Apple pada tahun 2007.
Teknologi ini juga menarik perhatian para eksekutif Google, yang mengatakan dalam pertemuan baru-baru ini bahwa meskipun Google memiliki kemampuan AI yang serupa, reputasinya dapat rusak jika bergerak terlalu cepat pada teknologi obrolan AI.
Pendiri OpenAI termasuk Sam Altman, CEO Tesla dan SpaceX Elon Musk, Greg Brockman, Ilya Sutskever, Wojciech Zaremba dan John Schulman. Grup tersebut berjanji untuk menginvestasikan lebih dari $1 miliar ke dalam usaha tersebut ketika diluncurkan. Musk mengundurkan diri dari dewan pada Februari 2018 tetapi tetap menjadi donor.
Sumber: cnbc
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar teknologi aset digital dan investasi aset digital
|
DISCLAIMER Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi. |
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.