Saham News
IHSG Masih Merah, Tapi Saham Ini Justru Menarik Diburu-Peluang di Tengah Tekanan
/index.php
Teknologi Terkini - Diposting pada 30 August 2024 Waktu baca 5 menit
DIGIVESTASI - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menyatakan akan mengevaluasi layanan internet berbasis satelit Starlink milik Elon Musk yang memungkinkan koneksi langsung ke handphone (HP) alias direct-to-cell secara gratis. Layanan ini bekerja sama dengan T-Mobile dan menawarkan layanan darurat gratis di seluruh dunia.
Direktur Telekomunikasi Kemenkominfo, Aju Widya Sari, menjelaskan bahwa pihaknya akan memanggil Starlink jika layanan tersebut menawarkan internet gratis di Indonesia untuk memastikan bahwa persaingan usaha tetap terjaga. "Kami akan evaluasi. Kami akan panggil Starlink untuk mengetahui alasan penerapan layanan direct-to-cell gratis di Indonesia, karena persaingan usaha harus tetap dijaga," ujar Aju saat ditemui di acara Ngopi Bareng di Gedung Kemenkominfo, Jakarta, Jumat (30/8/2024).
Aju menegaskan bahwa mekanisme operasi suatu layanan internet di Indonesia harus sesuai dengan kondisi pasar, termasuk dalam hal promosi ke masyarakat. "Pemerintah tidak akan intervensi jika ada penyelenggara yang menawarkan produk sesuai dengan strategi pemasaran mereka," katanya. Namun, Kemenkominfo tetap akan melakukan evaluasi tahunan terhadap kinerja dan tarif layanan internet, termasuk dari Starlink, untuk menghindari praktik persaingan yang tidak sehat.
Aju juga menjelaskan bahwa jika ditemukan indikasi persaingan tidak sehat, seperti tarif layanan internet yang terlalu rendah, Kemenkominfo akan memanggil penyelenggara terkait untuk memperbaiki tarifnya demi menjaga persaingan pasar yang sehat. "Tidak ada intervensi pemerintah ke pasar, namun evaluasi tarif akan dilakukan secara rutin, termasuk penetapan batas tarif," jelasnya.
Dalam laporan Teslarati, Jumat (30/8/2024), Starlink bekerja sama dengan T-Mobile untuk meluncurkan layanan darurat gratis di seluruh dunia melalui Starlink direct-to-cell. Layanan ini diharapkan akan diluncurkan pada musim gugur tahun ini, dan akan menyediakan Peringatan Darurat Nirkabel kepada semua orang, termasuk pelanggan non-T-Mobile, di area yang tidak memiliki cakupan terestrial.
Elon Musk menyatakan bahwa layanan ini dapat membantu orang-orang yang terdampar di daerah terpencil atau dalam situasi darurat. Layanan ini juga memerlukan persetujuan dari pemerintah negara setempat sebelum diimplementasikan. Komisaris GOP FCC, Brendan Carr, menekankan bahwa layanan Starlink direct-to-cell akan memberikan manfaat besar bagi komunikasi keselamatan publik dan responden pertama.
Sumber: bisnis.com
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.