Saham News
Saham Bank Tertekan Aksi Jual Asing-Saatnya Waspada atau Justru Peluang?
/index.php
Saham News - Diposting pada 14 April 2026 Waktu baca 5 menit
Pada perdagangan Selasa (14/4/2026), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona positif. Hingga pukul 09.01, indeks naik 98,6 poin atau menguat 1,31% ke posisi 7.598.
Data dari Bursa Efek Indonesia menunjukkan volume transaksi mencapai 2,47 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp1,4 triliun, serta frekuensi perdagangan sebanyak 156.647 kali.
Sebanyak 417 saham mengalami kenaikan, 86 saham mengalami penurunan, dan 194 saham stagnan tanpa perubahan.
Untuk perdagangan hari ini, BRI Danareksa Sekuritas menilai pasar semakin mampu beradaptasi terhadap dinamika geopolitik. Pelaku pasar menganggap ketidakpastian yang berulang membuat pengaruh sentimen eksternal menjadi lebih terbatas dibandingkan sebelumnya.
Dari sisi domestik, keputusan FTSE yang tetap mempertahankan status Indonesia menjadi katalis positif bagi saham-saham konglomerasi. Ke depan, perhatian investor akan tertuju pada keputusan MSCI yang dijadwalkan pada bulan Mei.
Dalam risetnya, BRI Danareksa Sekuritas memperkirakan IHSG berpotensi menguat dengan level support di kisaran 7.300–7.400 dan resistance di rentang 7.585–7.700.
Adapun saham yang direkomendasikan untuk hari ini oleh BRI Danareksa Sekuritas meliputi EMTK, BUVA, dan GTSI.
Sementara itu, menurut Phintraco Sekuritas, penjualan ritel Indonesia meningkat 6,5% secara tahunan (yoy) pada Februari 2026, lebih tinggi dibandingkan 5,7% yoy pada Januari dan melampaui estimasi 5,9% yoy.
Pertumbuhan tersebut merupakan yang tercepat sejak Maret 2024, didorong oleh peningkatan konsumsi masyarakat selama Ramadan dan menjelang Idul Fitri.
Secara teknikal, indikator MACD masih menunjukkan pembentukan histogram positif, sementara Stochastic RSI berada pada area overbought. Jika IHSG mampu bertahan di atas level 7.500, maka berpeluang menguji level 7.600.
Phintraco merekomendasikan saham CUAN, RATU, NICL, ANTM, dan LSIP sebagai pilihan utama.
CGS International Sekuritas Indonesia menyebut penguatan Bursa Wall Street akibat harapan tercapainya kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran setelah pertemuan yang sebelumnya gagal akan menjadi sentimen positif bagi pasar.
Namun, pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berpotensi menjadi tekanan negatif bagi IHSG.
CGS memproyeksikan IHSG akan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan menguat, berada pada kisaran support 7.410–7.320 dan resistance 7.590–7.680.
Saham pilihan dari CGS meliputi MEDC, ENRG, AKRA, EMTK, AADI, dan DSNG.
Di sisi lain, Panin Sekuritas memperkirakan IHSG akan melanjutkan penguatan, didorong oleh tensi geopolitik yang masih tinggi namun relatif terkendali, penurunan yield obligasi AS yang mencerminkan turunnya premi risiko, serta mulai masuknya dana asing ke pasar.
Panin Sekuritas juga merekomendasikan saham INDY, SRTG, dan DSNG untuk perdagangan hari ini.
Sumber: bloombergtechnoz.com
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.