Crypto News
Terungkap! Siapa Pemilik Bitcoin Terbesar 2026? Ini Daftar & Fakta Mengejutkannya
/index.php
Saham News - Diposting pada 26 February 2025 Waktu baca 5 menit
Harga emas global merosot ke level terendah dalam lebih dari seminggu pada perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB). Penurunan ini terjadi setelah investor membukukan keuntungan usai emas mencatat rekor tertinggi di sesi sebelumnya, di tengah kekhawatiran berkelanjutan terkait rencana tarif Presiden AS Donald Trump.
Berdasarkan data Yahoo Finance, Rabu (26/2/2025), harga emas spot turun 1,4% menjadi USD2.909,59 per ons, setelah sempat menyentuh level terendah sejak 17 Februari di awal sesi. Sebelumnya, emas mencapai titik tertingginya di USD2.956,15 pada Senin. Sementara itu, harga emas berjangka AS ditutup turun 1,5% di level USD2.918,80.
Sepanjang tahun ini, emas telah mencetak 11 rekor tertinggi, bahkan menembus level psikologis USD2.950 per ons. Sementara itu, Trump menegaskan bahwa tarif impor terhadap Kanada dan Meksiko tetap akan diberlakukan sesuai jadwal, meskipun kedua negara telah berupaya meningkatkan keamanan perbatasan dan mengendalikan peredaran fentanil ke AS menjelang batas waktu 4 Maret.
Di sisi lain, spekulator emas memangkas posisi beli bersih sebanyak 13.605 kontrak, sehingga totalnya menjadi 201.962 kontrak dalam sepekan hingga 18 Februari.
Sementara itu, investor dan ekonom memperkirakan Federal Reserve (The Fed) akan mengambil langkah tegas dan sistematis dalam merespons perubahan inflasi dan kondisi pasar tenaga kerja. Hal ini mengacu pada hasil penelitian yang dirilis oleh San Francisco Fed pada Senin (24/2/2025).
Jika inflasi terus meningkat, The Fed mungkin mempertahankan suku bunga tinggi, yang berpotensi mengurangi daya tarik emas sebagai aset safe haven karena tidak memberikan imbal hasil.
Pelaku pasar kini menantikan rilis laporan Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) AS pada Jumat mendatang, yang merupakan indikator inflasi utama pilihan The Fed. Data ini akan memberikan gambaran lebih jelas mengenai arah kebijakan moneter dan potensi pelonggaran suku bunga.
Selain emas, harga logam mulia lainnya juga mengalami penurunan. Harga perak spot turun 2,3% menjadi USD31,61 per ons, platinum melemah 0,5% ke USD962,15, dan paladium merosot 1,9% menjadi USD922,39. Bahkan, platinum dan paladium sempat menyentuh level terendahnya sejak 30 Januari dan 9 Januari pada awal sesi perdagangan.
Temukan berita dan artikel lainnya di Google Berita
Sumber: metrotvnews.com
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.