Saham News
IHSG Masih Merah, Tapi Saham Ini Justru Menarik Diburu-Peluang di Tengah Tekanan
/index.php
Saham News - Diposting pada 15 June 2024 Waktu baca 5 menit
DIGIVESTASI - Pemegang Saham Tesla Setujui Paket Gaji Elon Musk Sebesar $48 Miliar. Para pemegang saham Tesla akhirnya menyetujui pencairan paket gaji untuk Elon Musk senilai $48 miliar atau sekitar Rp786 triliun.
Persetujuan ini memberi lampu hijau bagi produsen mobil listrik tersebut untuk memindahkan kantor pusatnya dari Delaware ke Texas, lapor Carscoops pada Jumat.
Sebelumnya, Hakim Delaware, Kathaleen McCormick, menolak paket kompensasi senilai $56 miliar (sekitar Rp916 triliun) yang diajukan Musk pada awal tahun ini, dengan alasan bahwa dewan direksi Tesla tidak cukup independen dari Musk.
Terlepas dari kekhawatiran hakim, para pemegang saham perusahaan telah menyetujui kembali paket tersebut, memberi pengaruh bagi pengacara Tesla untuk mengajukan banding atas keputusan pengadilan.
Dengan harga saham Tesla saat ini, Musk akan menerima sekitar $48 miliar (sekitar Rp786 triliun).
Menjelang pemungutan suara, dewan Tesla mengatakan bahwa menyetujui paket gaji ini diperlukan untuk menjaga Musk tetap termotivasi dan mencegahnya beralih ke berbagai perusahaan lain yang dimilikinya.
Paket kompensasi asli ditentang pada tahun 2018 oleh pemegang saham Tesla, Richard Tornetta. Pengacara Tesla diperkirakan akan bertemu dengan Tornetta dan Hakim McCormick pada awal Juli.
Wall Street Journal menyebutkan bahwa pemungutan suara baru-baru ini dapat mendorong hakim untuk mempertimbangkan kembali keputusannya, mengingat kekhawatiran dari putusannya telah disampaikan kepada para pemegang saham.
Paket kompensasi ini awalnya disetujui pada tahun 2018, yang terdiri dari 12 tahap opsi saham yang terkait dengan 12 target pertumbuhan Tesla, yang masing-masing telah tercapai.
Karena kompensasi Musk terkait dengan saham, nilainya berfluktuasi dengan harga saham perusahaan. Pada tahun 2021, nilainya mencapai lebih dari $60 miliar atau Rp982 triliun.
Baik Elon Musk maupun Tesla tidak memberikan rincian tentang jumlah suara yang diberikan oleh investor atau berapa persen yang menyetujui rencana pembayaran tersebut.
Ketika pertama kali disetujui pada tahun 2018, 73 persen pemegang saham Tesla mendukung kompensasi Musk.
Setelah hasilnya diumumkan, Musk muncul di atas panggung pada pertemuan tahunan Tesla di Austin, Texas, dan berkata kepada para hadirin, "Saya hanya ingin memulai dengan mengatakan sial! Saya mencintai kalian".
Pengacara bisnis dan mitra firma hukum Grant Sheldon, Natela Shenon, menyatakan bahwa dasar dari keputusan hakim adalah bahwa dewan Tesla dianggap berada di bawah kendali Musk dan tidak mewakili kepentingan terbaik para pemegang saham.
“Ini menyiratkan bahwa hakim percaya para pemegang saham Tesla tidak akan menyetujui paket tersebut, tetapi sekarang para pemegang saham telah memilihnya untuk kedua kalinya dengan semua fakta yang ada, seluruh inti dari argumen hakim menjadi tidak valid. Ini adalah bukti nyata bahwa para pemegang saham mendukung paket gaji tersebut," kata dia.
Pada tahun 2018, sebuah kesepakatan khusus telah disetujui oleh para pemegang saham, bahwa Musk tidak menerima gaji dari perusahaan, tetapi diberi kompensasi berdasarkan pertumbuhan dan target pendapatan Tesla.
Namun, kesepakatan tersebut dibatalkan oleh hakim Delaware pada Januari 2024, yang mengklaim bahwa Musk memiliki pengaruh yang tidak semestinya terhadap dewan direksi perusahaan.
Itu berarti paket gaji besar tersebut tidak lagi mengikat, tetapi masih dapat dicairkan kepada Musk bila mayoritas pemegang saham menyetujuinya.
Temukan berita dan artikel lainnya di Google Berita
Sumber: antaranews.com
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.