Agung Sedayu & Salim Kuasai 90%! Potensi Saham Ini Tembus Rp16.500

Saham News - Diposting pada 15 July 2025 Waktu baca 5 menit

Illustrasi

Saham milik emiten properti hasil kolaborasi Agung Sedayu dan Salim Group, yakni PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) atau yang dikenal sebagai PIK2, mengalami lonjakan harga sebesar 7,35% dan ditutup di level Rp14.600 dalam sesi perdagangan hari Senin (14 Juli 2025).

 

Pada hari tersebut, sebanyak 25,17 juta lembar saham PANI diperdagangkan dalam 20.168 kali transaksi, dengan total nilai transaksi mencapai Rp359,43 miliar.

 

Saham PIK2 menarik minat besar dari pelaku pasar, terutama investor asing yang mencatatkan aksi beli bersih (net buy) sebesar Rp21,8 miliar terhadap saham ini.

 

Selama sepekan terakhir, harga saham PANI telah mencatat kenaikan signifikan sebesar 27,79%.

 

Sementara itu, BRI Danareksa Sekuritas menyampaikan bahwa secara tren dan pergerakan harga, saham PANI masih bergerak mendatar (sideways) sejak awal tahun. Namun demikian, mereka mencatat ada potensi perubahan arah tren setelah harga saham berhasil menembus level resistance di 14.000.

 

"Target penguatan terdekat berada di kisaran 15.450, bahkan berpotensi naik hingga mencapai level 16.500," tulis BRI Danareksa Sekuritas dalam publikasi riset bertajuk Sapa Mentari pada Selasa (15 Juli 2025).

 

Laporan Pemegang Saham PANI

Dalam waktu yang bersamaan, PT Pantai Indah Kapuk Dua (PANI/PIK2) juga merilis laporan bulanan mengenai kepemilikan saham untuk periode yang berakhir pada 30 Juni 2025. PT Multi Artha Pratama masih tercatat sebagai pemegang mayoritas saham, dengan kepemilikan sebesar 89,92%, mendekati angka 90%.

 

PT Multi Artha Pratama merupakan entitas yang dimiliki oleh Agung Sedayu Group dan Salim Group.

 

Dari laporan tersebut, diketahui bahwa investor publik dalam negeri dengan kepemilikan di bawah 5% — termasuk investor ritel — hanya menguasai 3,68% dari total saham PANI. Sementara itu, investor asing yang memiliki saham PANI di bawah 5% tercatat sebesar 6,41%.

 

Secara keseluruhan, jumlah pemegang saham PANI mengalami penurunan menjadi 42.552 investor per akhir Juni 2025, dari sebelumnya 48.288 pihak pada bulan sebelumnya. Sebagian besar dari pemegang saham ini merupakan investor ritel.

Sumber: investor.id

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.