Saham News
Saham Bank Tertekan Aksi Jual Asing-Saatnya Waspada atau Justru Peluang?
/index.php
Edukasi - Diposting pada 26 October 2022 Waktu baca 5 menit
Pada 24 Oktober 2022, Apple memperbarui pedoman App Store untuk mengubah kebijakannya seputar token atau NFT yang tidak dapat dipertukarkan.
Kebijakan baru secara eksplisit memungkinkan pengembang aplikasi “untuk menjual [token yang tidak dapat dipertukarkan] dan menjual layanan yang terkait dengan [NFT].” Ini berarti bahwa aplikasi dapat mengizinkan "pencetakan, daftar, dan transfer" NFT dalam aplikasi.
Namun, peringatan besar adalah bahwa kebijakan tersebut tidak mengizinkan penjualan NFT "utilitas". Pengembang aplikasi tidak dapat mengizinkan pengguna untuk membuka kunci fungsi atau fitur dalam aplikasi dengan NFT, mereka juga tidak dapat mengarahkan pengguna ke mekanisme pembelian eksternal.
Keterbatasan ini kemungkinan akan merugikan game berbasis blockchain yang menggunakan NFT. Namun, tidak jelas bahwa aplikasi tersebut memiliki kehadiran yang besar di tempat pertama, karena menanyakan toko aplikasinya hanya mengembalikan sembilan aplikasi NFT .
Apple awalnya mulai mendukung NFT pada akhir September, ketika dikritik karena mengandalkan mekanisme pembayarannya sendiri. Pendekatan ini berarti bahwa Apple menambahkan pajak 30% untuk penjualan NFT di aplikasi berpenghasilan tinggi—kebijakan yang juga berlaku untuk aplikasi lain yang melakukan transaksi.
Reaksi Telah Dicampur
Reaksi terhadap kebijakan baru itu beragam. Kebijakan Apple telah diakui secara positif oleh beberapa orang, dengan headline dari Forbes dan Game Developer menyoroti fakta bahwa kebijakan toko baru secara eksplisit mengakomodasi NFT.
Yang lain mengkritik Apple karena sifat kebijakannya yang membatasi dan pemotongan 30% yang tampaknya berlebihan.
Tim Sweeney, CEO Epic Games, telah mengkritik kedua belah pihak dengan mengatakan bahwa Apple tidak mendukung atau menentang NFT, melainkan semata-mata dimotivasi oleh uang. “Mereka mendukung NFT yang mereka kenakan, dan melarang NFT yang tidak mereka kenakan,” Sweeney mengamati.
Beberapa telah mencatat bahwa kebijakan NFT Apple yang membatasi tidak sepenuhnya unik. Bryan Ross, seorang insinyur perangkat lunak staf di Docker, mencatat absurditas Apple yang memperkenalkan "aturan pembelian dalam aplikasi yang sama dengan yang harus dilakukan oleh aplikasi lain, dan menyaksikan seluruh lingkup [teknologi] meleleh sebagai tanggapan."
Yat Siu, salah satu pendiri perusahaan game yang berfokus pada blockchain, Animoca Brands, menyarankan bahwa pembatasan Apple hanya dimungkinkan karena dominasinya saat ini. Dia berpendapat bahwa peluang ekonomi dari game blockchain akan menjadi “sangat berat, seperti pasar terbuka,” sehingga Apple “pada akhirnya akan menyerah.”
Berita hari ini datang bersamaan dengan diskusi FCA tentang Big Tech dan dampaknya terhadap keuangan ritel. Diskusi tersebut bertujuan untuk menciptakan pendekatan pro-kompetitif di pasar tersebut.
Meskipun tidak secara khusus terkait dengan kebijakan NFT Apple, diskusi tersebut dapat mengarah pada perubahan peraturan di masa mendatang, sehingga berdampak pada kebijakan Apple seputar NFT dan pembayaran.
Referensi :
https://cryptobriefing.com/apples-new-nft-policy-sparks-controversy/
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar teknologi aset digital dan investasi aset digital
|
PENYANGKALAN Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi. |
Sumber: https://cryptobriefing.com/apples-new-nft-policy-sparks-controversy/
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.