Berita Terkini
4 Cara Sederhana Mengelola Emosi Saat Berbisnis-Kunci Sukses Pelaku Usaha
/index.php
Bisnis | Ekonomi - Diposting pada 19 September 2023 Waktu baca 5 menit
Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja bersama dengan Microsoft Indonesia telah secara resmi meluncurkan program Talenta AI Indonesia. Program ini bertujuan untuk memberikan keterampilan AI kepada 100.000 individu di seluruh Indonesia. Program ini merupakan kelanjutan dari inisiatif Skills for Jobs Indonesia yang diluncurkan oleh Microsoft dan Kemenko Perekonomian pada awal tahun 2023.
Dalam pelaksanaannya, Prakerja dan Microsoft Indonesia bekerja sama dengan organisasi non-profit Biji-biji Initiative dan Skilvul sebagai mitra pelaksana. Dr. Denni Puspa Purbasari, Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja, mengungkapkan bahwa dalam dunia yang berkembang pesat ini, AI adalah peluang besar, bukan tantangan. Program Talenta AI Indonesia akan membantu individu memahami dan menguasai AI.
Program ini menyediakan modul pembelajaran mandiri di bidang AI, data, dan keamanan siber secara gratis untuk 100.000 talenta muda, termasuk alumni dan pendaftar program Kartu Prakerja. Modul-modul ini dirancang untuk berbagai tingkatan keahlian, mulai dari pemula hingga tingkat lanjut. Selain itu, program ini juga menyediakan modul yang membantu persiapan karier seperti pembuatan CV, simulasi wawancara kerja, dan pengembangan soft skills.
Dari 100.000 peserta, 1.000 di antaranya akan menerima pelatihan yang dipandu oleh ahli industri dan mendapatkan sertifikasi Microsoft. Selanjutnya, 200 peserta akan berpartisipasi dalam bootcamp, innovation challenge, dan fasilitas job connect untuk memperluas jaringan profesional mereka.
Lulusan program Talenta AI Indonesia yang berhasil mendapatkan sertifikasi Microsoft juga akan mendapatkan akses eksklusif ke komunitas LinkedIn SATU Talenta, yang menghubungkan individu bersertifikasi Microsoft dengan perusahaan yang mencari talenta.
Pentingnya program ini terlihat dari fakta bahwa sebagian besar pekerja Indonesia merasa tidak memiliki keterampilan yang sesuai untuk pekerjaan mereka, menurut Work Trend Index Microsoft 2023. Oleh karena itu, program ini diharapkan dapat membantu Indonesia memanfaatkan potensi AI dan mempersiapkan tenaga kerja untuk masa depan.
Presiden Direktur Microsoft Indonesia, Dharma Simorangkir, menekankan bahwa penggunaan generative AI dapat meningkatkan produksi ekonomi Indonesia, dan untuk itu diperlukan pemikiran, keterampilan, dan pelatihan baru.
Dalam tiga tahun terakhir, Program Kartu Prakerja telah membantu lebih dari 17 juta orang meningkatkan kompetensi mereka di Indonesia. Peluncuran program Talenta AI Indonesia ini dilakukan bersamaan dengan peluncuran pelatihan lainnya di Prakerja yang diperkenalkan oleh Menko Airlangga.
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
|
DISCLAIMER Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi. |
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.