Masyarakat Menengah Bawah Mulai Menggunakan Tabungan untuk Kebutuhan Hidup

Bisnis | Ekonomi - Diposting pada 29 October 2023 Waktu baca 5 menit

Tingkat pengeluaran masyarakat kelas menengah bawah semakin meningkat, namun hal ini diiringi oleh penurunan tingkat tabungan mereka.

 

Andry Asmoro, Kepala Ekonom Bank Mandiri, mengungkapkan bahwa hingga tanggal 15 Oktober 2023, Indeks Belanja masyarakat kelas menengah bawah mencapai 253,3. Angka ini menunjukkan peningkatan jika dibandingkan dengan angka Indeks Belanja di awal September 2023, yang sebesar 246,9.

 

Namun, peningkatan dalam pengeluaran ini juga disertai dengan penurunan pada Indeks Tabungan masyarakat kelas menengah bawah. Pada tanggal 15 Oktober 2023, Indeks Tabungan mereka mencapai 54,8, yang lebih rendah dari angka di awal September 2023, yakni 75,7.

 

Andry mengungkapkan bahwa fenomena ini perlu mendapat perhatian serius. Hal ini menandakan bahwa sebagian masyarakat kelas menengah bawah menghabiskan lebih banyak uang daripada pendapatan yang mereka peroleh.

 

"Anda bisa mengatakan bahwa sebagian biaya hidup masyarakat kelas menengah bawah, termasuk kebutuhan dasar seperti makanan dan minuman, sekarang menjadi beban bagi tabungan mereka," kata Andry kepada Kontan.co.id pada Jumat, 27 Oktober.

 

Oleh karena itu, Andry melihat perlunya campur tangan pemerintah untuk menjaga konsumsi masyarakat kelas menengah bawah agar tetap berjalan, salah satunya dengan memperkuat daya beli mereka. Salah satu cara untuk melakukannya adalah dengan mempercepat penyaluran bantuan sosial.

 

Sementara itu, Indeks Belanja kelompok atas terlihat cukup stabil. Pada tanggal 15 Oktober 2023, angka ini mencapai 116,9, hampir tidak berubah dari data di awal September 2023. Namun, terdapat peningkatan pada Indeks Tabungan kelompok ini. Pada tanggal 15 Oktober 2023, angka mencapai 98,9, naik dari 96,5 di awal September 2023. Andry melihat tanda-tanda bahwa masyarakat kelas atas sedang menahan pengeluaran mereka, meskipun mereka berkontribusi sekitar 51% pada total pengeluaran.

 

Andry percaya bahwa masih ada potensi untuk meningkatkan pengeluaran dalam segmen masyarakat kelas atas. Oleh karena itu, diperlukan upaya dari pemerintah dan dunia usaha untuk memberikan rangsangan, misalnya dengan mengadakan festival belanja, agar roda konsumsi masyarakat kelas atas bisa lebih aktif.

 

Sementara itu, untuk masyarakat kelas menengah, Indeks Belanja mereka mencapai 154,6, yang lebih tinggi dibandingkan dengan angka di awal September 2023, yaitu 148,9. Mirip dengan kelompok bawah, Indeks Tabungan masyarakat kelas menengah juga mengalami penurunan sedikit, yakni dari 99,0 di awal September 2023 menjadi 98,8 pada tanggal 15 Oktober 2023.

Sumber: kontan.co.id

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.