Saham News
IHSG Masih Merah, Tapi Saham Ini Justru Menarik Diburu-Peluang di Tengah Tekanan
/index.php
Bisnis | Ekonomi - Diposting pada 02 November 2023 Waktu baca 5 menit
Semua penyedia Bahan Bakar Minyak (BBM) di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) di Indonesia telah sepakat untuk menurunkan harga produk BBM mereka mulai tanggal 1 November 2023. Perusahaan-perusahaan tersebut meliputi PT Pertamina (Persero), Shell Indonesia, BP - AKR, dan Vivo Energy Indonesia.
Sebagai contoh, harga penjualan BBM milik Shell Indonesia mengalami penurunan. Shell Super sekarang dijual seharga Rp 14.360 per liter, turun dari sebelumnya Rp 15.380 per liter. Sementara itu, Shell V Power juga mengalami penurunan harga menjadi Rp 15.270 dari sebelumnya Rp 16.350 per liter. Demikian pula, Shell V Power Diesel sekarang dihargai Rp 17.780 per liter, turun dari sebelumnya Rp 17.920 per liter.
Bukan hanya Shell, BBM non-subsidi dari Pertamina di DKI Jakarta juga mengalami penurunan yang signifikan. Sebagai contoh, harga BBM Pertamax di DKI Jakarta sekarang seharga Rp 13.400 per liter, turun dari Rp 14.000 per liter pada bulan Oktober.
Selain itu, Pertamax Turbo juga mengalami penurunan harga menjadi Rp 15.500 per liter dari sebelumnya Rp 16.600 per liter. Harga Dexlite pada tanggal 1 November 2023 juga turun menjadi Rp 16.950 per liter dari sebelumnya Rp 17.200 per liter. Harga Pertamax Green 95 juga mengalami penurunan, menjadi Rp 15.000 per liter dari sebelumnya Rp 16.000 per liter.
Demikian pula, harga Dexlite pada tanggal 1 November 2023 turun menjadi Rp 16.950 per liter dari sebelumnya Rp 17.200 per liter. Harga Pertamina DEX juga mengalami penurunan, sekarang dijual seharga Rp 17.750 per liter, turun dari sebelumnya Rp 17.900 per liter.
Sekretaris Perusahaan PT Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting, menjelaskan bahwa penurunan harga ini berdasarkan penetapan harga yang diatur dalam Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022 sebagai perubahan atas Keputusan Menteri No. 62/K/12/MEM/2020 tentang formulasi harga Jenis Bahan Bakar Umum (JBU) atau BBM non-subsidi.
"Harga-harga baru pada tanggal 1 November 2023 ini merupakan hasil penyesuaian Pertamina Patra Niaga untuk seri Pertamax dan Dex Series," jelasnya dalam pernyataan resmi pada Rabu, 1 November 2023.
Irto juga mengungkapkan bahwa harga BBM non-subsidi cenderung fluktuatif, dan Pertamina secara berkala melakukan evaluasi sesuai dengan tren dan mekanisme pasar. Pertamina juga mempertimbangkan harga minyak dunia dan harga rata-rata publikasi minyak dalam menetapkan harga BBM non-subsidi.
"Penetapan harga BBM non-subsidi Pertamina mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk harga minyak mentah, publikasi MOPS, dan kurs, sehingga Pertamina dapat tetap memastikan pasokan dan distribusi BBM ke seluruh penjuru Tanah Air," ujar Irto.
Berikut adalah daftar harga BBM per liter terbaru di Pertamina, Shell, BP-AKR, dan Vivo Energy per tanggal 2 November 2023:
Harga BBM Pertamina (Jabodetabek)
Harga BBM Shell (Pulau Jawa)
Harga BBM BP AKR
Harga BBM Vivo Energy Indonesia
Sumber: cnbcindonesia
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.