ASN yang Pindah ke IKN Bakal Dapat 'Hadiah' dari Jokowi, Ini Bocorannya

Bisnis | Ekonomi - Diposting pada 02 November 2023 Waktu baca 5 menit

Pemerintah sedang menyiapkan insentif tambahan bagi 16.990 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan melakukan perpindahan ke Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Proses perpindahan ini akan dilakukan secara bertahap mulai dari bulan Juli 2024.

 

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Abdullah Azwar Anas, mengungkapkan bahwa mereka sedang merancang skema insentif yang akan diberikan. Menurutnya, terdapat dua jenis insentif yang akan diberikan, yaitu insentif kepindahan dan insentif ketahanan.

 

"Bagi mereka yang akan pindah ke IKN, yang pertama adalah insentif kepindahan, termasuk tunjangan pindah dan tunjangan ketahanan. Jumlah insentif akan ditentukan kemudian, tergantung pada kesiapan," ungkapnya saat diwawancara di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, pada Selasa, 31 Oktober 2023.

 

Menteri yang akrab disapa Anas ini menjelaskan bahwa saat ini pihaknya bersama Kementerian Keuangan sedang menghitung besaran insentif tersebut. Harapannya, ketika ASN sudah mulai pindah ke IKN, insentif ini akan siap untuk diberikan.

 

"Kami sedang menghitung berapa banyak gedung yang sudah siap untuk menampung pada bulan Juli. Insentif akan diberikan per individu," tambahnya.

 

Sebelum para ASN ini melakukan perpindahan, Anas juga menyatakan bahwa pihaknya telah menghitung jumlah ASN dari setiap Kementerian atau Lembaga (KL) beserta posisinya yang akan pindah ke IKN. Mereka juga akan dikelompokkan, apakah masih single atau sudah memiliki keluarga.

 

"Kami akan menyesuaikan biaya berdasarkan situasi tersebut, misalnya ASN yang belum menikah akan tinggal di apartemen berbagi, sementara yang sudah berkeluarga akan berbeda. Kami akan menyesuaikan dengan keadaan di sana, termasuk kualitas udara," jelasnya.

 

Sebagai informasi tambahan, Kementerian PANRB telah menghitung bahwa sekitar 16.990 personel ASN dan petugas Hankam akan melakukan perpindahan ke IKN pada tahun 2024. Setidaknya, ada 35 kementerian dan lembaga yang akan menjadi yang pertama berpindah, termasuk 4 kementerian koordinator.

 

Informasi ini terungkap dalam surat dari Kementerian PANRB kepada Otorita IKN yang memuat data sementara tentang 35 KL ASN yang akan melakukan perpindahan ke IKN. Rinciannya, sekitar 11.274 ASN akan melakukan perpindahan ke IKN pada tahun 2024, dan mereka akan dikoordinir oleh Kementerian PANRB dan Kementerian PPN/Bappenas.

 

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) juga telah menyiapkan 47 tower untuk ditempati oleh ASN yang akan melakukan perpindahan tersebut. Mereka berharap bahwa pada bulan Juli 2024, sekitar 12 tower akan sudah siap digunakan. Untuk tahap awal, sekitar 1.800 ASN dijadwalkan akan memulai perpindahan ke IKN pada Juli 2024.

Sumber: detik.com

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.