Dolar Hampir Rp17.000! Purbaya Tegaskan Indonesia Tak Menuju Krisis Ekonomi

Bisnis | Ekonomi - Diposting pada 23 January 2026 Waktu baca 5 menit

Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Kekhawatiran soal potensi krisis pun mulai mencuat, terutama ketika nilai dolar AS mendekati Rp17.000. Menanggapi hal tersebut, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa depresiasi rupiah tidak perlu dikhawatirkan akan memicu krisis ekonomi, sebagaimana dikutip Jumat (23/1/2026).

 

Ia menjelaskan bahwa tekanan pada rupiah dipicu oleh meningkatnya ketidakpastian global, baik yang berasal dari dinamika geopolitik maupun arah kebijakan suku bunga AS atau fed fund rate. Di sisi lain, kondisi fundamental ekonomi domestik dinilai tetap solid.

 

Hal ini tercermin dari pertumbuhan ekonomi yang masih berada di atas 5%, inflasi yang terjaga di kisaran 3%, serta defisit transaksi berjalan yang masih dalam batas aman.

 

Menurut Purbaya, fundamental ekonomi Indonesia masih sangat kuat dan kebijakan pemerintah telah selaras dengan otoritas moneter, sehingga ekonomi berpotensi terus melaju, aliran investasi akan masuk, rupiah berpeluang menguat, dan pasar modal ikut membaik.

 

Ia juga menanggapi spekulasi pasar terkait pencalonan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia. Purbaya menegaskan bahwa pelemahan rupiah telah terjadi sebelum isu tersebut mencuat, sehingga bukan menjadi faktor utama.

 

Ia menambahkan bahwa yang terpenting saat ini adalah komitmen Bank Indonesia, Kementerian Keuangan, dan seluruh unsur pemerintah untuk bersama-sama menjaga stabilitas nilai tukar.

 

Dalam dua hari terakhir, rupiah tercatat mulai menguat kembali hingga mendekati level Rp16.800 per dolar AS. Purbaya menyebutkan bahwa arus modal asing tercatat masuk sejak Oktober hingga Januari, dan dengan strategi baru Bank Sentral, penguatan rupiah dinilai tidak akan sulit dicapai.

Sumber: cnbcindonesia.com

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.