Saham News
IHSG Masih Merah, Tapi Saham Ini Justru Menarik Diburu-Peluang di Tengah Tekanan
/index.php
Bisnis | Ekonomi - Diposting pada 12 December 2024 Waktu baca 5 menit
DIGIVESTASI - Grup Djarum dikabarkan akan mengambil alih 85 persen kepemilikan saham PT Griya Mie Sejati, induk usaha Bakmi GM, dengan nilai akuisisi yang diperkirakan mencapai Rp 2 triliun hingga Rp 2,4 triliun. Informasi ini dilansir dari Dealstreet Asia.
Rencana akuisisi ini memperluas jangkauan bisnis Grup Djarum di Indonesia, yang sebelumnya juga telah merambah sektor makanan dan minuman melalui PT Sumber Kopi Prima, produsen Caffino dan Kopi Gadjah, serta PT Savoria Kreasi Rasa yang memproduksi minuman Yuzu.
Bisnis Grup Djarum bermula dari industri rokok yang didirikan Oei Wie Gwan pada 1951, setelah membeli merek rokok Djarum beserta izinnya. Produk pertama Djarum, rokok kretek, langsung mendapat respons positif di pasar. Namun, pabriknya sempat terbakar pada 1963. Meski demikian, Oei Wie Gwan berhasil membangun kembali bisnisnya sebelum wafat pada tahun yang sama.
Bisnis Djarum kemudian dilanjutkan oleh putranya, Michael Bambang Hartono dan Robert Budi Hartono. Di bawah kepemimpinan mereka, Djarum berkembang menjadi salah satu produsen rokok kretek terbesar di Indonesia. Ekspansi pun dilakukan ke berbagai sektor, seperti tekstil, elektronik, furnitur, keuangan, perbankan, dan properti.
Djarum kini memiliki berbagai anak perusahaan di berbagai sektor, termasuk:
Rokok:
Finansial:
Properti:
Perkebunan/Kehutanan:
Ritel:
Infrastruktur Telekomunikasi:
Elektronik:
Makanan dan Minuman:
Modal Ventura:
Global Digital Prima dipimpin oleh Martin Basuki Hartono, anak generasi ketiga keluarga Hartono. Selain itu, anak tertua Robert Budi Hartono, Victor Rachmat Hartono, juga memiliki peran signifikan sebagai Direktur Operasi PT Djarum dan Presiden Direktur Djarum Foundation.
Djarum Foundation sendiri aktif dalam kegiatan sosial yang mencakup pendidikan, lingkungan, olahraga, dan budaya. Di bidang olahraga, yayasan ini dikenal melalui klub bulu tangkisnya yang melahirkan banyak atlet berprestasi, seperti Liem Swie King dan Susi Susanti.
Temukan berita dan artikel lainnya di Google Berita
Sumber: katadata.co.id
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.