Saham News
IHSG Masih Merah, Tapi Saham Ini Justru Menarik Diburu-Peluang di Tengah Tekanan
/index.php
Bisnis | Ekonomi - Diposting pada 02 February 2025 Waktu baca 5 menit
Pemerintah Indonesia Siapkan Anggaran Rp 144,6 Triliun untuk Ketahanan Pangan 2025
Pemerintah Indonesia telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 144,6 triliun untuk memastikan ketahanan pangan nasional di tengah potensi gejolak pangan global yang diperkirakan terjadi pada 2025. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan bahwa anggaran tersebut akan digunakan untuk berbagai strategi yang bertujuan mengatasi tantangan ketahanan pangan dan mendukung produktivitas sektor pertanian dalam negeri.
Pernyataan tersebut disampaikan Airlangga dalam konferensi pers hasil High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Pusat yang berlangsung di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Jumat (31/1/2025), yang dilaporkan oleh liputan6.com pada (1/2/2025).
"Anggaran ketahanan pangan tahun 2025 akan dialokasikan untuk melindungi negara dari gejolak pangan dunia. Pemerintah mengalokasikan Rp 144,6 triliun," kata Airlangga.
"Berbagai strategi akan diterapkan, seperti diversifikasi pangan, menjaga stabilitas harga, dan meningkatkan produktivitas petani," tambahnya.
Dukungan APBN untuk Ketahanan Pangan
Airlangga menambahkan bahwa dukungan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tidak hanya terbatas pada subsidi langsung, tetapi juga mencakup alokasi dana untuk pembangunan infrastruktur yang mendukung sektor pertanian, seperti jaringan irigasi dan pembangunan jalan pertanian.
Penting pula, pemerintah akan memperkuat aspek non-fisik, termasuk peningkatan kualitas pendidikan melalui pengarangan pangan bestari, serta memperkuat pelayanan penyuluh pertanian dan Puskeswan (Pusat Kesehatan Hewan).
"Selain itu, dukungan APBN untuk ketahanan pangan juga diberikan melalui dana lokasi khusus (TKD), seperti pembangunan jaringan irigasi, pembangunan jalan pertanian, dan peningkatan kualitas pelayanan penyuluh pertanian serta Puskeswan," pungkasnya.
Temukan berita dan artikel lainnya di Google Berita
Sumber: bisnis.com
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.