8 Negara dengan Utang Tertinggi di Dunia, Peringkat Nomor 1 Bikin Kaget

Bisnis | Ekonomi - Diposting pada 23 January 2026 Waktu baca 5 menit

Berdasarkan pembaruan terbaru Dana Moneter Internasional (IMF), total utang pemerintah global melonjak ke level tertinggi sepanjang sejarah dan menembus USD110,9 triliun pada 2025. Meski hampir semua negara memiliki utang publik, porsi terbesar beban tersebut ditanggung oleh negara-negara dengan perekonomian raksasa.

 

Mengutip India Times, dengan merujuk pada laporan World Economic Outlook IMF edisi Oktober 2025, pemeringkatan ini menyoroti 10 negara dengan utang bruto pemerintah umum terbesar secara nominal dalam dolar AS, sekaligus faktor-faktor yang melatarbelakangi posisi mereka.

 

Perlu dipahami bahwa dinamika perjalanan suatu negara erat kaitannya dengan kondisi ekonomi dan belanja publik. Kebijakan perjalanan tidak dapat dilepaskan dari dua aspek tersebut. Seiring utang pemerintah global diperkirakan terus mencetak rekor, sejumlah negara kini mendominasi peta utang dunia. Data ini dirangkum dari Visual Capitalist.

 

Delapan negara dengan utang pemerintah tertinggi adalah sebagai berikut:

  1. Amerika Serikat (USD38,27 triliun)
    Amerika Serikat tetap menjadi peminjam pemerintah terbesar di dunia, menyumbang lebih dari sepertiga total utang publik global. Dalam satu tahun terakhir saja, utang nasional AS bertambah sekitar USD2,9 triliun, didorong defisit fiskal berkelanjutan, kenaikan beban bunga, serta kewajiban belanja jangka panjang. Meski nilainya sangat besar, AS masih mampu menarik pinjaman dengan biaya relatif rendah berkat status dolar sebagai mata uang cadangan dunia.

  2. China (USD18,68 triliun)
    China menempati posisi kedua dengan total utang pemerintah mendekati USD18,7 triliun. Walaupun masih jauh di bawah AS, China mencatat pertumbuhan utang tahunan tercepat pada 2025, mencapai 13,6% atau bertambah sekitar USD2,2 triliun dalam setahun. Kenaikan ini dipicu investasi berkelanjutan berbasis negara, kebutuhan pendanaan pemerintah daerah, serta kebijakan stabilisasi ekonomi.

  3. Jepang (USD9,83 triliun)
    Jepang dikenal sebagai pengecualian, dengan rasio utang terhadap PDB sekitar 230%, tertinggi di antara negara maju. Total utang pemerintahnya mencapai USD9,83 triliun. Namun, pertumbuhan utang sepanjang 2025 relatif terbatas, hanya sekitar USD200 miliar atau sedikit di atas 2%, sehingga rasio terhadap PDB sedikit membaik.

  4. Inggris (USD4,09 triliun)
    Utang publik Inggris berada di kisaran USD4 triliun. Ekspansi fiskal selama bertahun-tahun, ditambah pinjaman besar saat pandemi, membuat utang nasional terus meningkat. Kendati ada upaya pengetatan fiskal belakangan ini, level utang saat ini masih jauh lebih tinggi dibandingkan periode sebelumnya.

  5. Prancis (USD3,92 triliun)
    Prancis mencatatkan utang pemerintah sebesar USD3,92 triliun. Beban belanja struktural untuk pensiun, layanan kesehatan, dan kesejahteraan sosial, ditambah pertumbuhan ekonomi yang relatif lambat, membuat utang tetap tinggi. Prancis termasuk salah satu negara Eropa dengan tingkat utang terbesar, baik secara nominal maupun relatif.

  6. Italia (USD3,48 triliun)
    Italia memiliki utang sebesar USD3,48 triliun, mencerminkan akumulasi pinjaman tinggi selama puluhan tahun di tengah pertumbuhan ekonomi yang lemah. Meski laju penambahan utang mulai melambat, Italia tetap memikul salah satu rasio utang terberat di zona euro dibandingkan ukuran ekonominya.

  7. India (USD3,36 triliun)
    India menempati peringkat ketujuh dengan total utang pemerintah USD3,36 triliun. Meski nominalnya besar, tingkat utang ini dinilai sejalan dengan skala ekonomi India yang merupakan salah satu dengan pertumbuhan tercepat di dunia.

  8. Jerman (USD3,23 triliun)
    Utang pemerintah Jerman mencapai USD3,23 triliun. Meski dikenal disiplin secara fiskal, besarnya ukuran ekonomi membuat Jerman masuk jajaran negara dengan utang tertinggi. Kenaikan utang terjadi akibat berbagai program dukungan ekonomi dan belanja energi, meski rasio utangnya masih relatif lebih rendah dibandingkan banyak negara sekelasnya.

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.