Industri Parekraf Tidak Perlu Khawatir terkait Rencana Kenaikan PPN 12 Persen

Berita Terkini - Diposting pada 28 March 2024 Waktu baca 5 menit

DIGIVESTASI - Menteri Pariwisata dan Industri Kreatif (Memparekurah) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, pemerintah selalu melakukan kajian  dampak sebelum mengambil tindakan tertentu. 


Terkait rencana kenaikan pajak pertambahan nilai (PPN) sebesar 12%, Sandiaga menilai hal tersebut tidak akan menimbulkan kekhawatiran. Salah satunya adalah bisnis pariwisata dan industri kreatif tidak akan terpengaruh. 

 

Seperti dikutip Antara: "(Kenaikan tarif PPN) kami lakukan secara bertahap  dan Insya Allah kebijakan ini tidak  terlalu menimbulkan gangguan," kata Sandy, Rabu (27 Maret). 

 

Sandiaga menjelaskan, sebelum mengambil suatu kebijakan, pemerintah  akan memastikan mempertimbangkan segala dampak dari kebijakan tersebut agar dapat mengambil tindakan yang  lebih tepat sasaran dan efektif. Dalam hal ini adalah dampak kenaikan PPN terhadap sektor pariwisata dan industri kreatif. 

 

Sebelumnya, PHRI (Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia) mengeluarkan pernyataan yang memperkirakan kenaikan tarif PPN menjadi 12% tidak akan  menimbulkan kekhawatiran besar karena telah terjadi proses  kenaikan bertahap secara bertahap sejak keputusan tersebut pada tahun 2022. 

 

Menanggapi hal tersebut, Sandiaga meyakinkan bahwa pemerintah akan mendengarkan segala pendapat dari berbagai pihak. Hal ini juga berlaku jika ada  pengajuan permohonan insentif yang perlu disampaikan ke Kementerian Keuangan. 

 

Dia melanjutkan: "Pola paket stimulus mungkin terkait dengan insentif finansial dan non-finansial yang tersedia untuk mendorong pengoperasian kerajinan palet." Sandiaga juga berharap kebijakan perpajakan ke depan akan semakin memperkuat kondisi perpajakan dan menggairahkan perekonomian nasional. Dengan cara ini, masyarakat dapat meningkatkan kesejahteraannya. 

 

Menteri Sandiaga menegaskan, "dunia usaha tidak perlu khawatir karena pajak pertambahan nilai di sektor kreatif sudah kita hitung dengan matang. Mudah-mudahan bisa berhasil."


Temukan berita dan artikel lainnya di Google Berita

Sumber: pasardana.id

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.