Direktur BRI Dukung Cak Imin, Anggaran Bansos Tambah Rp100 Triliun, Ini Dampaknya!

Berita Terkini - Diposting pada 14 November 2024 Waktu baca 5 menit

DIGIVESTASI - BRI Dukung Usulan Tambahan Anggaran Bansos Hingga Rp100 TriliuN, Direktur Bisnis Mikro PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BRI), Supari, menyatakan dukungan terhadap usulan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar yang menginginkan anggaran bantuan sosial (bansos) ditingkatkan hingga Rp100 triliun pada tahun 2025. Supari menjelaskan, penurunan daya beli masyarakat terlihat sejak tahun lalu setelah pemerintah menghentikan bansos yang diberikan selama pandemi Covid-19. Menurutnya, daya beli masyarakat pada periode 2020—2022 tetap stabil karena adanya bantuan tersebut.

 

Oleh karena itu, Supari mendukung tambahan anggaran bansos guna meningkatkan daya beli masyarakat. "Mungkin bansosnya perlu ditambah Rp100 triliun. Apa yang disampaikan Pak Menteri [Menko PMK] Muhaimin sangat penting, supaya daya beli masyarakat tumbuh, dan saya yakin dampaknya akan kembali ke perekonomian nasional," ucap Supari di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Rabu (13/11/2024).

 

Supari mengungkapkan bahwa hasil kunjungannya ke berbagai daerah di Indonesia, seperti Makassar dan Padang, menunjukkan pelaku UMKM mengeluhkan penurunan pendapatan mereka secara drastis. Menurutnya, penurunan omzet yang dialami UMKM berkaitan langsung dengan melemahnya daya beli masyarakat. 

 

"Di pasar-pasar yang saya kunjungi, omzet mereka turun 40%-60%. Ini fakta yang tidak bisa kita abaikan. Kondisi mereka [UMKM] sekarang seperti itu," kata Supari.

 

Meski begitu, Supari optimistis bahwa program-program andalan di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto akan memacu pemulihan ekonomi. Salah satu program yang disebutkannya adalah program makan bergizi gratis, yang melibatkan UMKM dan berpotensi meningkatkan omzet mereka.

 

Sebelumnya, Menko PMK Muhaimin Iskandar, atau yang akrab disapa Cak Imin, berharap anggaran bansos dapat dinaikkan hingga Rp100 triliun pada 2025. Menurutnya, hal ini bisa terwujud jika seluruh kementerian dan lembaga menjalankan arahan Presiden Prabowo terkait efisiensi anggaran dan penutupan kebocoran.

 

"Presiden sudah berkali-kali menegaskan pentingnya efisiensi dan menutup semua jenis kebocoran anggaran. Kami berharap ini berhasil, dan semoga pada 2025 ada tambahan anggaran bansos hingga Rp100 triliun," kata Cak Imin saat berbicara di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Kamis (7/11/2024).


Temukan berita dan artikel lainnya di Google Berita

Sumber: bisnis.com

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.