Ripple Raih Persetujuan Pemerintah AS untuk Luncurkan Stablecoin RLUSD

Crypto News - Diposting pada 12 December 2024 Waktu baca 5 menit

Illustrasi Crypto

DIGIVESTASI - Token XRP mencatat lonjakan hampir 7% setelah CEO Ripple, Brad Garlinghouse, mengumumkan bahwa perusahaan telah memperoleh persetujuan dari New York Department of Financial Services (NYDFS) untuk meluncurkan stablecoin mereka, RLUSD.

 

RLUSD merupakan stablecoin yang dirancang memiliki nilai tetap setara dengan dolar Amerika Serikat (1:1), mirip dengan stablecoin populer seperti USDT dan USDC. Rumor peluncuran RLUSD sudah beredar sejak sepekan lalu, tetapi Garlinghouse baru mengonfirmasi hal ini secara resmi setelah mendapatkan persetujuan dari NYDFS. Stablecoin tersebut diperkirakan segera diluncurkan.

 

Ripple juga mengungkapkan bahwa RLUSD akan didukung oleh aset seperti kas pemerintah jangka pendek dan simpanan dalam bentuk dolar AS. Stabilitas likuiditas stablecoin ini juga akan dijaga oleh market maker seperti B2C2 dan Keyrock, guna memastikan ketersediaan serta efisiensi RLUSD di pasar.

 

RLUSD pertama kali diumumkan pada April, dilanjutkan dengan uji coba beta pada XRP Ledger dan blockchain Ethereum pada Agustus. Untuk mendukung peluncurannya, Ripple telah menggandeng sejumlah mitra exchange, termasuk Uphold, Bitstamp, Bitso, Moonpay, Independent Reserve, CoinMENA, dan Bullish.

 

Dampak RLUSD pada XRP
Pengumuman peluncuran RLUSD oleh Garlinghouse memberikan dampak positif pada XRP, yang mencatat kenaikan sekitar 7% setelah sebelumnya mengalami penurunan selama lebih dari sepekan. Data dari Coinglass menunjukkan bahwa penurunan tersebut diikuti oleh likuidasi senilai lebih dari Rp794,8 miliar dalam 24 jam terakhir.

 

Saat laporan ini dibuat, harga XRP tercatat naik hampir 10% menjadi Rp37 ribu, berdasarkan data CoinMarketCap. Jika tren kenaikan ini terus berlanjut, XRP berpotensi mencapai Rp41 ribu dan mengetes kembali level resistensi di Rp47 ribu, yang sebelumnya menjadi titik tekanan besar dalam penjualan.


Temukan berita dan artikel lainnya di Google Berita

Sumber: coinvestasi.com

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.