Saham News
IHSG Masih Merah, Tapi Saham Ini Justru Menarik Diburu-Peluang di Tengah Tekanan
/index.php
Crypto News - Diposting pada 23 July 2025 Waktu baca 5 menit
Ethereum Kuasai Pasar: Dominasi Naik Tajam Berkat Aksi Beli Whale & Lonjakan Inflow ETF
Jakarta, 23 Juli 2025 – Pasar kripto kembali diwarnai pergerakan signifikan. Ethereum (ETH) mencatat lonjakan dominasi pasar yang mencolok setelah aksi akumulasi masif oleh para whale dan dukungan kuat dari institusi keuangan. Data on-chain terbaru mengonfirmasi arus beli miliaran dolar yang memperkuat posisi ETH sebagai aset utama setelah Bitcoin.
Whale Borong ETH: Akumulasi Bernilai Miliaran Dolar
Laporan CoinEdition (16 Juli) mengungkap bahwa lebih dari US$800 juta ETH dibeli hanya dalam sepekan, termasuk pembelian besar oleh SharpLink Gaming sebesar 91.000 ETH (US$275 juta). Harga ETH sempat menembus US$3.137, mendekati batas atas pola rising wedge. Tak berhenti di situ, Coin World (21 Juli) mencatat sebanyak 681.103 ETH (US$2,57 miliar) berhasil dikumpulkan oleh 23 whale sejak 1 Juli, mengindikasikan keyakinan institusi terhadap prospek jangka panjang Ethereum.
ETF Pecahkan Rekor: Modal Masuk Melesat 65%
Menurut CoinCentral, aliran dana ke spot ETF ETH pada Juli mencapai US$3,28 miliar, melonjak 65% sejak akhir Juni. Harga ETH pun menguat hingga US$3.745, mendekati level resistance psikologis US$4.000. Dukungan juga datang dari saham perusahaan berbasis ETH. Reuters (18 Juli) melaporkan saham BitMine Immersion Technologies melonjak setelah mengungkap kepemilikan 300.000 ETH, beriringan dengan harga ETH yang mencapai US$3.675,81—tertinggi dalam enam bulan terakhir.
Profit Taking Muncul, Tapi Tekanan Jual Terbatas
Meski akumulasi mendominasi, beberapa aksi profit taking terpantau. Phemex (20 Juli) melaporkan pelepasan 79.000 ETH (≈ US$250 juta) oleh Trend Research dan 30.000 ETH (≈ US$96 juta) oleh whale lainnya.
Bahkan, salah satu whale mencatat keuntungan US$9,87 juta setelah menjual 8.005 ETH pasca lonjakan mingguan 25%. Namun, tekanan jual ini sejauh ini mampu diserap pasar tanpa memicu koreksi besar.
Faktor Pendorong Utama & Risiko di Depan Mata
Supply Squeeze karena Akumulasi Institusi
Whale menguras pasokan ETH di exchange, sementara inflow ke ETF—terutama milik BlackRock—memperkuat tren bullish. Potensi integrasi staking yield dalam ETF bisa menjadikan ETH sebagai aset mirip saham dividen.
Indikator Teknis Bullish
ETH mematahkan pola Wyckoff dan menguji batas rising wedge, meskipun RSI tinggi (80–84) menandakan risiko koreksi jangka pendek.
Potensi Sell-Off
Aksi jual mendadak (dumping) bernilai ratusan juta dolar dapat memicu volatilitas ekstrim dalam hitungan jam.
Prospek ETH: Menuju Level Historis atau Konsolidasi?
Dominasi Whale Naik 4% dalam sepekan terakhir, sementara kepemilikan besar Bitcoin turun 1,8%, menegaskan pergeseran minat ke Ethereum.
ETH telah menembus US$3.800 pada 21–22 Juli—level tertinggi 7 bulan. Beberapa analis optimistis target US$5.000 hingga US$10.000 pada akhir tahun bukan lagi sekadar spekulasi.
Ethereum Memimpin Pasar
Dukungan whale, lonjakan inflow ETF, dan arus modal institusi mengerek dominasi ETH.
Risiko Tetap Ada
Meski tren naik kuat, kondisi RSI overbought dan aksi jual besar berpotensi memicu koreksi jangka pendek.
Outlook Positif
Jika sentimen dan regulasi ETF mendukung, ETH berpotensi mencetak rekor baru sebelum akhir 2025, dengan kemungkinan target US$15.000 tetap terbuka.
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.