Saham News
IHSG Masih Merah, Tapi Saham Ini Justru Menarik Diburu-Peluang di Tengah Tekanan
/index.php
Crypto News - Diposting pada 24 January 2025 Waktu baca 5 menit
DIGIVESTASI - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, pada Kamis, 23 Januari 2025, menandatangani perintah eksekutif yang memenuhi dua janji utamanya kepada komunitas cryptocurrency. Langkah ini mencakup pembentukan kelompok kerja presiden untuk merumuskan regulasi yang jelas terkait industri aset digital dan larangan pengembangan mata uang digital bank sentral (CBDC).
Namun demikian, perintah tersebut belum merealisasikan rencana pembentukan cadangan strategis nasional bitcoin, yang sebelumnya sempat dijanjikan Trump saat kampanye pada 2024. Sebagai gantinya, kelompok kerja ini akan mengkaji kemungkinan pembentukan dan pengelolaan cadangan aset digital nasional, serta menetapkan kriteria cadangan yang dapat mencakup aset kripto yang disita secara legal melalui penegakan hukum. Hal ini membuka peluang bagi pemerintah untuk memiliki berbagai aset digital, termasuk di luar bitcoin, dalam cadangan nasional tersebut.
Presiden Trump juga mencabut perintah eksekutif yang diterbitkan oleh Presiden Joe Biden pada Maret 2022. Perintah tersebut sebelumnya meminta lembaga pemerintah untuk meneliti aset kripto dan menyusun langkah guna memitigasi potensi risiko dari teknologi tersebut.
Harga Bitcoin (BTC) sempat mengalami peningkatan kecil setelah pengumuman perintah eksekutif tersebut, meskipun kembali turun tak lama kemudian. Dalam 24 jam terakhir, harga Bitcoin menunjukkan penguatan setelah mencatat rekor tertinggi pada Senin pagi, tepat sebelum pelantikan Trump.
Menurut Sean Farrell, Kepala Aset Digital di Fundstrat, sebagian pelaku pasar kripto mungkin berharap kebijakan yang lebih besar dari langkah ini. "Apa yang diumumkan hari ini sebenarnya sudah diperkirakan sebelumnya," kata Farrell kepada Yahoo Finance, Jumat (24/1/2025). Namun, ia menekankan bahwa sikap pro-kripto Trump merupakan langkah maju yang signifikan bagi masa depan industri ini.
Pada 2022, Trump pernah menyatakan ambisinya untuk menjadikan Amerika Serikat sebagai pusat cryptocurrency global. Baru-baru ini, tim Trump meluncurkan koin meme resmi yang diberi nama "TRUMP" untuk menyambut presiden ke-47 mendatang, serta "MELANIA" yang terinspirasi oleh ibu negara, Melania Trump. Kedua koin tersebut berbasis pada blockchain Solana (SOL) dan mulai diperdagangkan sejak pekan lalu.
Sumber: Yahoo Finance
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.