Dominasi Bitcoin Menurun, Altcoin Bersiap Bangkit?

Crypto News - Diposting pada 09 June 2025 Waktu baca 5 menit

Illustrasi

Harga Bitcoin Tembus diatas US$ 100.000, Tapi Minat Pencarian Turun: Sinyal Awal Altcoin Season?

Meskipun harga Bitcoin (BTC) masih kokoh bertahan di atas US$ 100.000, data menunjukkan tren penurunan minat pencarian terkait BTC di Google. Fenomena ini dinilai sebagai indikasi bahwa para trader mungkin mulai mengalihkan perhatian mereka ke aset kripto lain, khususnya altcoin.

Laporan AMB Crypto menyebutkan bahwa salah satu sinyal klasik menuju altcoin season adalah saat dominasi pasar Bitcoin mulai melemah. Sejumlah indikator pasar saat ini mulai menunjukkan arah yang mengarah ke fase tersebut.

 

Dominasi BTC Tertekan, Altcoin Siap Menguat?

Data dari analisis UTXO (Unspent Transaction Output) mengungkapkan terjadinya penurunan jumlah investor yang menyimpan BTC dalam jangka menengah hingga panjang. Secara historis, kondisi ini sering kali menjadi pemicu kenaikan harga — namun lebih sering terjadi pada altcoin ketimbang Bitcoin.

 

Dalam pola yang sudah umum terjadi, saat dominasi Bitcoin mencapai puncaknya, dana investor cenderung beralih ke altcoin. Namun, situasi kali ini sedikit berbeda. Walau harga BTC tinggi, pemegang jangka panjang belum menunjukkan tanda-tanda melakukan aksi jual besar-besaran. Ini menunjukkan sikap hati-hati dari investor besar, dan menjadi alasan mengapa reli harga BTC masih terbatas, sementara altcoin justru mengalami tekanan.

 

Meski demikian, tanda-tanda konsolidasi pasar mulai terlihat. Seperti dalam siklus-siklus sebelumnya, altcoin cenderung mengalami penguatan pada paruh kedua siklus pasar, terutama jika Bitcoin berhasil menembus level resistance berikutnya. Namun, jika BTC tetap kuat ditahan oleh investor jangka panjang dan partisipasi investor baru belum signifikan, altcoin kemungkinan masih akan tertahan.

 

Gerak Investor Besar dan Sentimen Makroekonomi

Data on-chain terbaru menunjukkan bahwa sejumlah pemegang besar BTC mulai mengurangi jumlah kepemilikan mereka. Ini dinilai sebagai sinyal transisi menuju fase pasar baru, yang memperkuat kemungkinan munculnya altcoin season dalam waktu dekat.

Di sisi lain, kondisi makroekonomi global mulai menunjukkan pola yang mirip dengan periode menjelang bull run besar di tahun 2016 dan 2020, yakni saat altcoin mencatatkan lonjakan tajam setelah fase akumulasi panjang.

 

Namun, menurut data dari CMC Altcoin Season Index, saat ini pasar altcoin belum memasuki fase bullish yang signifikan. Indeks tercatat berada di level 22, masih jauh di bawah ambang batas 75 yang secara historis menandakan awal dari altcoin season.

 

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.