Bitwise Ajukan ETF Dogecoin: Dari Meme Crypto Jadi Aset Kripto Serius!

Crypto News - Diposting pada 28 January 2025 Waktu baca 5 menit

ILLUSTRASI DOGECOIN

DIGIVESTASI - Bitwise Asset Management baru saja mengajukan pendaftaran untuk Exchange-Traded Fund (ETF) Dogecoin, yang semakin memperkuat posisi Dogecoin sebagai aset digital yang menarik perhatian pasar.

 

Meskipun awalnya diperkenalkan sebagai sebuah lelucon, Dogecoin (DOGE) kini membuktikan bahwa meme coin tersebut tidak bisa diremehkan.

 

Bitwise, sebagai perusahaan manajer dana indeks kripto, mengajukan pendaftaran ETF Dogecoin ke Departemen Korporasi Negara Bagian Delaware, yang telah dikonfirmasi oleh Chief Investment Officer Bitwise, Matt Hougan. Pengajuan ini menjadi langkah strategis Bitwise untuk memenuhi permintaan investor yang semakin tertarik pada produk keuangan berbasis Dogecoin.

 

Meningkatnya popularitas Dogecoin sebagai meme coin pertama di dunia, mengarah pada pengajuan ETF ini yang dinilai sebagai respons terhadap pertumbuhan minat pasar.

 

Dogecoin: Dari Iseng Menjadi Aset Terkenal

Dogecoin pertama kali diluncurkan pada 2013 oleh Billy Markus dan Jackson Palmer sebagai proyek iseng. Namun kini, cryptocurrency ini berhasil meraih kapitalisasi pasar hingga $54 miliar dan menempati posisi sebagai aset digital terbesar ketujuh dunia. Dogecoin juga baru-baru ini mendapatkan dorongan setelah dibentuknya Department of Government Efficiency (D.O.G.E.) pada pemerintahan Presiden Donald Trump.

 

Potensi ETF Dogecoin

Pendaftaran ETF Dogecoin oleh Bitwise sebenarnya sudah diprediksi sebelumnya. Nate Gercai, Presiden ETF Store, mengungkapkan bahwa Dogecoin memiliki potensi untuk menjadi bagian dari produk ETF besar. Sebagai aset digital terbesar ketujuh, Dogecoin tentu menarik perhatian investor ETF. Bahkan, jika ETF Dogecoin tidak berhasil, pengajuan ini bisa saja menjadi strategi pemasaran bagi penerbit ETF tersebut. Namun, masih ada kemungkinan bahwa Dogecoin dapat mengalami kesuksesan besar, mengingat sejarah awalnya yang berawal dari sebuah lelucon.


Temukan berita dan artikel lainnya di Google Berita

Sumber: bittime.com

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.