Saham News
IHSG Masih Merah, Tapi Saham Ini Justru Menarik Diburu-Peluang di Tengah Tekanan
/index.php
Teknologi Terkini - Diposting pada 10 May 2024 Waktu baca 5 menit
DIGIVESTASI - Dalam waktu dekat, layanan internet satelit Starlink milik Elon Musk juga akan bersaing di pasar ritel industri telekomunikasi Indonesia. Starlink juga mengumumkan daftar harga untuk layanan tersebut. Starlink membaginya menjadi tiga kategori paket internet: Home, Roaming, dan Marine.
Paket perumahan standar berharga Rp 750.000 per bulan. Kategori ini dianggap menyediakan internet berkecepatan tinggi dan latensi rendah untuk keluarga. Paket roaming dibanderol Rp 990.000 per bulan untuk paket regional, sedangkan harga global mencapai Rp 6.900.000. Menurut Starlink, paket ini cocok untuk layanan seluler dalam ruangan tanpa batas atau perjalanan dengan kecepatan 10 mph/16 km/jam.
Paket private dan roaming belum termasuk harga hardware untuk menerima sinyal dari satelit Starlink yang mengorbit (Rp 7,8 juta).
Selanjutnya, kami akan mengirimkan paket Anda. Sesuai dengan namanya, kategori ini ditujukan untuk masyarakat yang berada di laut. B. Saat berada di laut, di laut atau selama operasi darurat. Paket Mobile Priority 50GB dibanderol Rp 4,3 juta, Paket Mobile Priority 1TB dibanderol Rp 17,1 juta, dan Paket Mobile Priority 5TB dibanderol Rp 86,1 juta. Harga hardware pada kategori Paket Laut dibanderol Rp 43,7 juta.
Starlink juga menawarkan internet berkecepatan tinggi untuk pelanggan bisnis dengan tarif bulanan mulai dari Rp 1,1 juta dan biaya perangkat keras sebesar Rp 7,8 juta.
Faktanya, Starlink menjamin kualitas layanannya dan memungkinkan pengguna melakukan uji coba selama 30 hari. Jika tidak puas, pengguna dapat mengembalikannya ke Starlink untuk pengembalian dana penuh.
Diberitakan sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (Menko Merves) mengatakan layanan internet satelit Starlink akan diluncurkan pada pertengahan Mei 2024. Starlink yang sebelumnya hanya melayani pelanggan korporat, kini memperluas jangkauan pasarnya di Indonesia dengan menyasar pelanggan perorangan.
Melansir Antara, dalam acara "Jakarta Future Forum: Blue Horizons, Green Growth" yang digelar di Jakarta, Jumat (5 Maret 2024), Luhut mengatakan, "Starlink akan kami luncurkan secara resmi dalam waktu dua minggu. Kami akan luncurkan," ujarnya. dikatakan.
Temukan berita dan artikel lainnya di Google Berita
Sumber: detik.com
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.