Berita Terkini
4 Cara Sederhana Mengelola Emosi Saat Berbisnis-Kunci Sukses Pelaku Usaha
/index.php
Teknologi Terkini - Diposting pada 14 August 2023 Waktu baca 5 menit
Kecerdasan buatan generatif (Artificial Intelligence/AI generative) tengah menjadi perbincangan yang hangat dalam ranah teknologi di tahun 2023 ini. Fenomena ini juga turut menciptakan banyak peluang kerja baru di bidang AI. Bahkan, tercatat peningkatan lebih dari 1.000 persen dalam lowongan pekerjaan yang berhubungan dengan AI pada kuartal II-2023, dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
Bukanlah hal yang asing, fenomena ini juga tercermin dalam pasar tenaga kerja global, terutama dalam situs freelance ternama, Upwork. Fenomena ledakan kecerdasan buatan generatif atau AI boom ini menciptakan beragam jenis pekerjaan yang ditawarkan di pasar kerja. Contohnya, peran-peran seperti insinyur pembelajaran mendalam (Deep Learning), pengembang chatbot AI, insinyur prompt, anotator data, seniman di situs AI generatif gambar Stable Diffusion dan Dall-E, pakar OpenAI Codex, ahli etika AI, dan banyak lagi.
Tak hanya itu, fenomena ledakan kecerdasan buatan ini juga mendorong banyak perusahaan untuk merekrut sumber daya manusia baru guna mengembangkan AI. Dilansir dari CNBC pada Senin (14/9/2023), perkembangan ini terjadi seiring peningkatan minat akan AI.
Berdasarkan studi yang dilakukan oleh Upwork, hampir separuh dari manajer perekrutan berencana untuk menambah jumlah pekerja lepas dan karyawan penuh waktu demi memenuhi kebutuhan akan pekerjaan kreatif yang berhubungan dengan AI yang semakin meningkat.
Adapun daftar pekerjaan yang semakin dicari dan dibutuhkan di tengah popularitas AI, juga telah dipublikasikan oleh Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum). Menurut laporan Future of Jobs 2023, keberadaan AI di tahun 2027 akan menciptakan 2,6 juta lapangan kerja baru.
Dalam laporan tersebut, terdapat 10 pekerjaan atau keterampilan yang paling diminati dan dibutuhkan seiring dengan popularitas teknologi AI yang kian meningkat, di antaranya:
Berdasarkan laporan Future of Jobs 2023, pekerjaan yang menonjol di era kecerdasan buatan adalah spesialis AI dan pembelajaran mesin, ilmuwan serta analis data, serta spesialis transformasi digital. Diproyeksikan bahwa jumlah tenaga ahli dalam bidang AI dan pembelajaran mesin akan melonjak hingga 40 persen pada tahun 2027. Sementara itu, kebutuhan terhadap peran seperti analis data atau pakar data akan meningkat sekitar 30-35 persen, dan permintaan akan analis keamanan informasi juga diperkirakan akan naik sebesar 31 persen.
Namun, di sisi lain, ada pekerjaan yang mulai mengalami penurunan permintaan, bahkan menghadapi ancaman peralihan peran kepada AI, seperti peran administratif, kasir, petugas tiket, entri data, akuntansi, staf pembukuan dan penggajian, serta sekretaris.
Sumber: Kompas.com
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar teknologi aset digital dan investasi aset digital
|
DISCLAIMER Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi. |
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.