Saham News
IHSG Masih Merah, Tapi Saham Ini Justru Menarik Diburu-Peluang di Tengah Tekanan
/index.php
Teknologi Terkini - Diposting pada 02 November 2023 Waktu baca 5 menit
Google kembali melakukan tindakan pembersihan aplikasi berbahaya dari Play Store. Kali ini, Google telah menghapus 12 aplikasi berbahaya yang telah diunduh lebih dari dua juta kali secara total.
Aplikasi jahat ini ditemukan oleh penyedia layanan solusi keamanan siber, Dr. Web. Dalam laporan terbarunya, analis Dr. Web menemukan aplikasi trojan yang terkait dengan keluarga malware FakeApp, Joker, dan HiddenAds.
Dari 12 aplikasi tersebut, satu yang patut dicurigai adalah 'Super Skibydi Killer'. Aplikasi ini disamarkan sebagai adware dengan mengklaim sebagai game, dan telah diunduh lebih dari satu juta kali.
Dr. Web menjelaskan bahwa ketika pengguna Android menginstal aplikasi ini pada perangkat mereka, aplikasi tersebut akan bersembunyi dengan mengganti ikonnya menjadi ikon Google Chrome atau menggunakan gambar ikon yang transparan, sehingga sulit terdeteksi.
Setelah diinstal, adware ini akan beroperasi diam-diam di latar belakang dan membuka browser untuk menampilkan iklan, menghasilkan uang bagi pembuatnya.
Berikut adalah daftar adware yang menyamar sebagai game:
Analis Dr. Web juga menemukan sejumlah aplikasi terkait dengan malware FakeApp, yang mengarahkan pengguna ke situs web investasi palsu. Beberapa aplikasi juga mengandung situs kasino online yang mencurigakan, melanggar kebijakan Google Play.
Beberapa aplikasi game yang dimaksud antara lain:
Selain itu, laporan Dr. Web juga mencatat dua aplikasi dari keluarga malware Joker di Google Play. Malware ini secara paksa memaksa pengguna untuk berlangganan layanan premium berbayar tanpa izin mereka.
Dua aplikasi yang dimaksud adalah:
Semua aplikasi yang disebutkan dalam laporan Dr. Web telah dihapus dari Play Store oleh Google. Tetapi pengguna yang telah menginstalnya diimbau untuk segera menghapus aplikasi-aplikasi tersebut dari perangkat mereka.
Selain itu, untuk perlindungan tambahan, pengguna Android juga disarankan untuk melakukan pemindaian perangkat secara keseluruhan menggunakan Play Protect dan aplikasi antivirus.
Sumber: detik.com
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.