ASEAN Luncurkan DEFA untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi Digital hingga Rp 30.300 Triliun

Teknologi Terkini - Diposting pada 04 September 2023 Waktu baca 5 menit

Seluruh negara anggota ASEAN telah sepakat meluncurkan Digital Economic Framework Agreement (DEFA) yang implementasinya dijadwalkan akan dimulai pada tahun 2025 mendatang.

 

Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, mengatakan bahwa kehadiran DEFA diproyeksikan akan mampu meningkatkan ekonomi digital ASEAN hingga mencapai USD 2 triliun atau setara dengan Rp 30.374 triliun (dengan kurs Rp 15.187 per dolar AS) pada tahun 2030.

 

Airlangga menjelaskan, "Jika DEFA diberlakukan pada tahun 2025, potensi ekonomi digital ASEAN dalam skenario bisnis seperti biasa akan mencapai USD 1 triliun. Namun, dengan implementasi DEFA, potensinya dapat meningkat menjadi USD 2 triliun pada tahun 2030."

 

Airlangga juga menyampaikan bahwa terdapat sembilan isu yang akan diperhatikan dalam dua tahun mendatang terkait DEFA. Isu-isu tersebut mencakup kesiapan infrastruktur, pengembangan sumber daya manusia (SDM), pengembangan ekosistem di negara-negara anggota ASEAN, serta upaya retraining dan reskilling.

 

"Regulasi ini mencakup semua perjanjian yang telah disepakati, termasuk RCEP dan perjanjian lainnya, sebagai landasan, sehingga perubahan yang muncul akibat transformasi AI, blockchain, dan teknologi lainnya akan menjadi bagian dari cakupan yang akan dibahas dalam kerangka DEFA," tambahnya.

 

Dengan adanya DEFA, seluruh anggota ASEAN memiliki panduan komprehensif untuk memberdayakan pelaku usaha dan pemangku kepentingan di seluruh kawasan ASEAN. DEFA diharapkan akan menjadi metode untuk mempercepat pertumbuhan perdagangan, meningkatkan interoperabilitas, menciptakan lingkungan online yang aman, dan meningkatkan partisipasi UMKM.

 

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun InstagramTikTokYoutube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.