AS Perketat Ekspor Chip AI. 18 Negara Sekutu Tetap Dapat Hak Istimewa

Teknologi Terkini - Diposting pada 20 January 2025 Waktu baca 5 menit

Ilustrasi AI Chip

DIGIVESTASI - AS Perketat Aturan Ekspor Chip AI untuk Keamanan Nasional

Pemerintah Amerika Serikat mengumumkan kebijakan baru terkait pembatasan ekspor chip kecerdasan buatan (AI) ke sejumlah negara. Peraturan ini akan difokuskan pada chip yang dibuat dengan teknologi 14nm, 16nm, atau teknologi yang lebih canggih.

 

Dilansir dari BBC, Kamis (17/1/2025), kebijakan tersebut akan membedakan perlakuan ekspor berdasarkan tier negara. Sebanyak 18 negara dimasukkan ke dalam tier 1, termasuk sekutu dekat Amerika Serikat seperti Britania Raya, Korea Selatan, Jepang, Belanda, Australia, dan Selandia Baru.

 

Negara-negara lain yang tidak termasuk tier 1 atau tier 3 dimasukkan dalam kategori tier 2. Di antaranya adalah Singapura, Israel, Arab Saudi, Indonesia, serta beberapa negara Uni Eropa seperti Polandia.

Adapun tier 3 mencakup 22 negara yang menghadapi pembatasan lebih ketat, seperti China, Hong Kong, Macau, Rusia, Iran, Korea Utara, Venezuela, Nikaragua, dan Suriah.

 

Kebijakan baru ini bertujuan untuk menjaga keamanan nasional serta mendukung strategi kebijakan luar negeri Amerika Serikat. Selain itu, regulasi ini dirancang untuk membangun ekosistem teknologi yang aman dan mendukung pengembangan AI secara bertanggung jawab.

 

Aturan ini menargetkan chip dengan teknologi 14nm, 16nm, atau lebih canggih yang mengandung lebih dari 30 miliar transistor. Namun, chip dengan kekuatan komputasi hingga 1.700 GPU yang biasanya digunakan untuk keperluan universitas, institusi, atau penelitian non-berbahaya tidak termasuk dalam pembatasan.

 

Dalam penerapannya, negara tier 1 akan memiliki akses penuh terhadap teknologi chip AI dari perusahaan Amerika. Sementara itu, negara di luar tier 1 yang tidak masuk dalam kategori pengawasan ketat masih dapat mengajukan izin untuk membeli hingga 320.000 GPU. Sedangkan negara lainnya dibatasi hanya dapat membeli hingga 50.000 GPU per negara.

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.