Selain Saham, Ini Investasi Pilihan Lain Warren Buffett yang Tak Banyak Diketahui

Saham News - Diposting pada 07 October 2024 Waktu baca 5 menit

DIGIVESTASI - Warren Buffett dikenal sebagai investor ulung di dunia saham, namun selain saham, ada dua jenis aset investasi lain yang menjadi pilihannya. Meski banyak yang menduga Buffett turut berinvestasi di Bitcoin, ternyata ia justru tidak tertarik dengan mata uang kripto tersebut. Seperti dilaporkan oleh Moneywise.com pada Senin (7/10/2024), Buffett mengungkapkan ketidakminatannya untuk berinvestasi di Bitcoin.

 

Dalam rapat tahunan pemegang saham Berkshire Hathaway, Buffett menyatakan meskipun tidak bisa memastikan apakah nilai Bitcoin akan naik atau turun di masa depan, ia yakin bahwa "Bitcoin tidak menghasilkan apa-apa."

"Jika Anda memiliki semua Bitcoin di dunia dan menawarkannya kepada saya seharga $25, saya tidak akan mengambilnya," kata Buffett. "Saya harus menjualnya kembali, dan itu tidak akan melakukan apa-apa."

 

Pada saat pernyataan itu dibuat, Bitcoin diperdagangkan di sekitar US$38.000 per koin. Meski kini telah mencapai US$68.667, Buffett tetap tidak tergoda.

Sebagai gantinya, Buffett menyebut dua aset yang lebih ia sukai: lahan pertanian dan gedung apartemen, karena keduanya menghasilkan sesuatu yang konkret.

 

"Lahan pertanian akan menghasilkan makanan, dan apartemen akan menghasilkan pendapatan sewa," jelasnya.

Bagi investor konservatif yang menghindari risiko dan volatilitas, aset produktif seperti ini lebih menarik dibandingkan potensi kenaikan jangka panjang Bitcoin.

 

Lahan Pertanian

Lahan pertanian dan Bitcoin memang sangat berbeda. Bitcoin diciptakan pada 2009, sedangkan sektor pertanian sudah ada sejak sekitar 10.000 tahun lalu.

Buffett mungkin tidak dikenal sebagai investor pertanian, namun ia melihat nilai penting dalam kepemilikan lahan pertanian sebagai aset berwujud yang menghasilkan makanan. Menurutnya, membeli lahan pertanian berarti memiliki sesuatu yang nyata dan produktif.

"Jika Anda meminta saya untuk membeli 1% dari semua lahan pertanian di AS dengan harga $25 miliar, saya akan menulis cek hari ini juga," ujar Buffett.

Meski Anda tidak perlu memiliki $25 miliar untuk berinvestasi di lahan pertanian, ada cara lain untuk melakukannya. Trust investasi real estat yang diperdagangkan di pasar publik memungkinkan Anda berinvestasi dengan modal lebih kecil. Selain itu, platform crowdfunding juga memfasilitasi pembelian sebagian dari properti termasuk lahan pertanian.

Dengan inflasi yang tinggi, harga komoditas pertanian seperti jagung dan kedelai terus melonjak, membuat investasi ini semakin menarik.

 

Properti

Selain lahan pertanian, Buffett juga tertarik pada gedung apartemen, dengan syarat harga yang tepat.

"Jika Anda menawarkan saya 1% dari semua gedung apartemen di negara ini seharga $25 miliar, saya akan menulis cek," katanya.

Baik dalam kondisi ekonomi yang baik maupun buruk, kebutuhan akan tempat tinggal tetap ada. Dengan harga properti yang semakin mahal di banyak daerah, menyewa menjadi satu-satunya pilihan bagi banyak orang, menjadikan apartemen sebagai investasi yang menguntungkan.


Temukan berita dan artikel lainnya di Google Berita

Sumber: cnbcindonesia.com

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.