Pesan Tegas Prabowo untuk Investor: Jangan Takut Saham Naik Turun!

Saham News - Diposting pada 24 April 2025 Waktu baca 5 menit

Presiden Prabowo Subianto kembali menanggapi fluktuasi pasar saham. Menurutnya, masyarakat tak perlu khawatir soal naik turunnya saham selama Indonesia tetap mampu memenuhi kebutuhan pangan dalam negeri. Saat menghadiri acara tanam padi serentak bersama 14 provinsi di Ogan Ilir, Sumatra Selatan, Rabu (23/4/2025), Prabowo menyapa para petani dan menekankan bahwa Indonesia adalah negara kaya dan kuat dengan kekayaan alam yang melimpah.

 

“Tidak usah takut saham naik turun. Bapak-bapak punya saham? Enggak? Ya, saya paham yang punya saham juga berkontribusi. Tapi yang penting, selama kita bisa produksi pangan, negara tetap aman. Kita negara kuat dan kaya,” ujarnya dalam sambutannya yang dikutip Antara, Kamis (24/4/2025).

 

Pernyataan serupa juga pernah disampaikan Prabowo dalam pembukaan Sidang Paripurna Kabinet pada Jumat (21/3/2025), “Saham bisa naik turun, tapi kalau pangan aman, negara juga aman,” katanya waktu itu.

 

Sepanjang tahun 2025, pergerakan pasar saham sangat fluktuatif. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat turun tajam ke angka 5.967,99 pada 7 April 2025, dari posisi puncaknya 7.232,64 pada 23 Januari 2025. Hingga perdagangan terakhir, IHSG berada di 6.634,37 atau turun 6,29% sejak awal tahun. Tren pelemahan ini juga dialami bursa regional seperti Thailand (-17,6%), Malaysia (-8,59%), Filipina (-5,52%), dan Vietnam (-5,5%).

 

Prabowo kembali mengingatkan bahwa ketahanan pangan adalah kunci utama. Selama Indonesia bisa menghasilkan pangan, maka kondisi dalam negeri tetap terjaga. Ia juga menyampaikan harapannya agar kekayaan bangsa tidak hanya dinikmati oleh kelompok tertentu, tetapi oleh seluruh rakyat.

 

Mengenai visi ketahanan pangan, Prabowo menegaskan bahwa Indonesia tidak hanya mengejar swasembada, namun juga ingin menjadi lumbung pangan dunia, agar dapat membantu negara-negara lain atas dasar kemanusiaan. “Indonesia akan jadi lumbung pangan dunia. Sekarang pun kita sudah bisa bantu negara lain. Ini membanggakan, karena kita bukan negara yang minta-minta, tapi negara yang membantu,” jelas Prabowo.

 

Ia pun mengapresiasi seluruh pihak yang mendukung percepatan produksi pangan nasional, termasuk Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, para kepala daerah, kelompok tani, dan semua pemangku kepentingan. “Terima kasih Menteri Pertanian. Kalau di militer saya bisa naikin pangkat berkali-kali. Beliau sampai hitam karena kerja di lapangan. Kalau enggak hitam, saya curiga,” kata Prabowo sambil bercanda.

Sumber: bisnis.com

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.