Saham News
IHSG Masih Merah, Tapi Saham Ini Justru Menarik Diburu-Peluang di Tengah Tekanan
/index.php
Saham News - Diposting pada 06 June 2024 Waktu baca 5 menit
DIGIVESTASI - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan, menyatakan bahwa hilirisasi telah meningkatkan pendapatan negara hingga mencapai US$ 40 miliar atau sekitar Rp 651 triliun (kurs Rp 16.292) pada tahun 2023. Ia optimis bahwa industri ini akan memberikan kontribusi kepada pendapatan negara sebesar US$ 70 miliar atau setara Rp 1.140 triliun pada tahun 2028. Peningkatan ini, menurutnya, merupakan loncatan besar dibandingkan sebelumnya yang hanya menghasilkan US$ 1,5 miliar hingga US$ 2 miliar.
"Tanpa ini, ekonomi kita sudah goyah, dan pada tahun 2028, saya kira kita akan mendekati US$ 70 miliar," ujarnya dalam Rapat dengan Banggar DPR RI di Jakarta Pusat, Rabu (5/6/2024).
Luhut menegaskan bahwa hilirisasi terus digenjot, salah satunya melalui proyek Petrochemical di Kalimantan Utara. Investasi di wilayah tersebut diyakini dapat meningkatkan produk domestik bruto (PDB) sebesar 4%.
"Ini sangat bagus. Jika dilihat di ujungnya, daur ulang bisa mencapai 97% hingga 98%, sehingga nikel di sana bisa diekstrak kembali," tambahnya.
Temukan berita dan artikel lainnya di Google Berita
Sumber: detik.com
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.