Berita Terkini
Dugaan Salah Urus Keselamatan Kereta di Indonesia: Fakta, Risiko & Dampaknya
/index.php
Saham News - Diposting pada 10 March 2025 Waktu baca 5 menit
Phintraco Sekuritas memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan bergerak menguat menuju level 6.700 pada perdagangan Senin (10/3/2025). IHSG diproyeksikan bergerak dalam rentang resistance 6.750, pivot 6.630, dan support 6.550.
Dalam risetnya, Phintraco Sekuritas merekomendasikan enam saham yang berpotensi menguat, salah satunya adalah INCO.
Phintraco Sekuritas mencatat bahwa indeks-indeks utama di Wall Street mengalami pelemahan mingguan terburuk sejak September 2024, meskipun sempat mengalami rebound pada Jumat (7/3/2025). Fluktuasi tersebut dipengaruhi oleh kebijakan tarif Pemerintah AS serta perbedaan pernyataan antara Presiden Donald Trump dan Menteri Keuangan Scott Bessent.
Selain itu, pasar juga mengantisipasi implementasi reciprocal tariff yang dijadwalkan berlaku pada 12 April 2025. Di sisi lain, pelaku pasar menunggu hasil pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) yang akan diumumkan oleh The Fed pada 18-19 Maret 2025.
Pada perdagangan Jumat (7/3/2025), IHSG berhasil bertahan di atas level MA20, yaitu di sekitar 6.630. Tren ini sejalan dengan pelebaran positive slope pada indikator MACD. Namun, indikator Stochastic RSI mulai mendekati area overbought, yang dapat memicu aksi ambil untung.
“Dengan kondisi ini, pergerakan IHSG hari ini kemungkinan akan mengalami minor bullish reversal, tetapi tetap menghadapi resistance kuat di 6.700. Secara keseluruhan, IHSG dalam pekan ini diprediksi bergerak fluktuatif dalam kisaran 6.550-6.750,” tulis Phintraco Sekuritas.
Dari sisi domestik, pasar tengah mencermati rilis Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Februari 2025 yang dijadwalkan keluar pada 11 Maret 2025. Data ini diperkirakan meningkat ke level 127,5 dibandingkan dengan 127,2 pada Januari 2025.
Phintraco Sekuritas menilai peningkatan ini menjadi perhatian karena terjadi di tengah meningkatnya risiko ketidakpastian global akibat perang tarif, isu penutupan atau relokasi fasilitas produksi, serta tren deflasi dalam negeri.
Sebagai strategi investasi, Phintraco Sekuritas merekomendasikan enam saham yang berpotensi menguat, yaitu INCO, MYOR, ESSA, SMRA, SSIA, dan TINS.
Temukan berita dan artikel lainnya di Google Berita
Sumber: investors.id
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.