Berita Terkini
Dugaan Salah Urus Keselamatan Kereta di Indonesia: Fakta, Risiko & Dampaknya
/index.php
Saham News - Diposting pada 17 June 2025 Waktu baca 5 menit
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) berencana untuk mengalihkan sebanyak 32,18 miliar lembar saham treasuri yang diperoleh dari program pembelian kembali (buyback) guna mendukung pelaksanaan Program Kepemilikan Saham Manajemen dan Karyawan (Management and Employee Stock Option Program/MESOP). Rencana ini akan diajukan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 18 Juni 2025. Pemegang saham yang berhak hadir dan memberikan suara dalam rapat tersebut adalah mereka yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham per tanggal 26 Mei 2025.
"Perseroan akan melakukan pengalihan saham treasuri tersebut secara bertahap melalui pelaksanaan program MESOP, dalam jangka waktu paling lama tiga tahun sejak tanggal persetujuan RUPS," demikian dijelaskan oleh manajemen dalam keterbukaan informasi yang dikutip pada Selasa (17 Juni 2025).
Langkah ini sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 16 dan Pasal 21 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor 29 Tahun 2023, yang menyebutkan bahwa saham hasil pembelian kembali dapat digunakan untuk program insentif internal, dan harus dialihkan dalam waktu paling lama tiga tahun setelah masa buyback berakhir.
Menurut pihak manajemen, inisiatif ini tidak hanya mendukung program insentif internal perusahaan, tetapi juga merupakan bagian dari strategi jangka panjang GOTO untuk mempertahankan karyawan berbakat serta memperkuat daya saing di industri teknologi yang sangat kompetitif. Program MESOP dianggap sebagai mekanisme kompensasi jangka panjang yang mampu menyelaraskan kepentingan antara karyawan dengan tujuan strategis perusahaan.
Dengan menggunakan saham treasuri untuk program MESOP, GOTO menegaskan bahwa tidak akan ada dilusi terhadap kepemilikan pemegang saham yang sudah ada, karena program ini tidak melibatkan penerbitan saham baru. Sementara itu, harga pelaksanaan dan skema alokasi saham akan ditetapkan kemudian oleh direksi, berdasarkan pertimbangan dan rekomendasi dari dewan komisaris serta komite nominasi dan remunerasi.
Sebagai tambahan informasi, saham-saham yang dialokasikan untuk program MESOP (atau dikenal juga sebagai ESOP/MSOP) ini berasal dari pembelian kembali saham GOTO yang dilaksanakan dalam periode 12 Juni 2024 hingga 11 Juni 2025. Dalam periode tersebut, perusahaan berhasil mengakumulasi 32,18 miliar saham Seri A yang kini tercatat sebagai saham treasuri, dengan total nilai pembelian sebesar Rp2,09 triliun atau setara US$130,83 juta.
Program buyback tersebut merupakan implementasi dari keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2024, di mana para pemegang saham menyetujui alokasi dana maksimal sebesar US$200 juta atau setara Rp3,2 triliun untuk pembelian kembali saham dalam jangka waktu satu tahun. Pelaksanaan program MESOP akan dilaporkan secara rutin kepada OJK dan Bursa Efek Indonesia (BEI), sesuai dengan ketentuan pelaporan keterbukaan informasi dan implementasi insentif saham yang berlaku.
Sumber: bisnis.com
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.