Asing Makin Gencar Jual Saham, Tapi IHSG Tetap Melaju Kencang-Apa Rahasianya?

Saham News - Diposting pada 11 June 2026 Waktu baca 5 menit

Investor asing semakin gencar melakukan pelepasan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) meskipun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan dan sempat menguat setelah mengalami tekanan dalam beberapa hari sebelumnya.

 

Berdasarkan data perdagangan, investor asing membukukan aksi jual bersih (net sell) sebesar Rp2,45 triliun pada 9 Juni 2026, yang kemudian meningkat menjadi Rp3,13 triliun pada 10 Juni 2026. Dengan demikian, total net sell asing dalam dua hari terakhir mencapai sekitar Rp5,57 triliun.

 

Menariknya, peningkatan aksi jual tersebut terjadi di saat IHSG berusaha bangkit dari tekanan yang cukup besar. Pada perdagangan 10 Juni, indeks sempat menguat setelah sebelumnya menyentuh titik terendah dalam beberapa bulan terakhir, yang mengindikasikan adanya aksi bargain hunting serta pembelian oleh investor domestik.

 

Saham-saham perbankan berkapitalisasi besar masih menjadi sasaran utama tekanan jual investor asing. Pada 10 Juni, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) mencatat net sell terbesar senilai Rp612 miliar, diikuti PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) sebesar Rp416 miliar, PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) Rp179 miliar, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) Rp147 miliar, serta PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) Rp122 miliar.

 

Pada hari sebelumnya, pola yang sama juga terlihat, di mana BBCA, BBRI, BMRI, dan TPIA mendominasi daftar saham yang paling banyak dijual oleh investor asing. Kondisi ini menunjukkan bahwa meskipun IHSG mulai pulih, investor global masih terus mengurangi kepemilikan pada sejumlah saham unggulan yang selama ini menjadi penopang utama pergerakan indeks.

 

Berikut daftar 10 saham dengan net sell asing terbesar pada perdagangan kemarin:

  • PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI): Rp612 miliar
  • PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA): Rp416,1 miliar
  • PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA): Rp179,2 miliar
  • PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI): Rp147,2 miliar
  • PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM): Rp133,5 miliar
  • PT Bumi Resources Tbk. (BUMI): Rp125,1 miliar
  • PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI): Rp122,2 miliar
  • PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM): Rp113,6 miliar
  • PT Astra International Tbk. (ASII): Rp109,5 miliar
  • PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN): Rp104,4 miliar

Sementara itu, IHSG kembali mencatat penguatan pada perdagangan kemarin dan melanjutkan tren kenaikan yang telah terjadi sehari sebelumnya.

 

Berdasarkan data perdagangan, IHSG melonjak 2,71% atau bertambah 155 poin hingga berada di level 5.902,37. Sebanyak 571 saham ditutup menguat, 148 saham melemah, dan 96 saham tidak mengalami perubahan harga.

 

Penguatan indeks juga didukung oleh tingginya aktivitas perdagangan. Volume transaksi tercatat mencapai sekitar 46,67 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp31,73 triliun, sementara frekuensi perdagangan mencapai 3,1 juta kali.

Sumber: cnbcindonesia.com

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.