Saham News
Rekomendasi Saham Hari Ini: ADMR, ITMG dan Deretan Saham Pilihan Berpotensi Cuan
/index.php
Saham News - Diposting pada 09 June 2026 Waktu baca 5 menit
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memasukkan 12 saham ke dalam daftar pemantauan karena menunjukkan pergerakan harga yang tidak lazim atau unusual market activity (UMA) per 8 Juni 2026. Saham-saham tersebut meliputi PT Mitra Energi Persada Tbk. (KOPI), PT Ingria Pratama Capitalindo Tbk. (GRIA), PT Fortune Indonesia Tbk. (FORU), PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk. (INET), PT Citra Borneo Utama Tbk. (CBUT), PT Soechi Lines Tbk. (SOCI), PT Lupromax Pelumas Indonesia Tbk. (LMAX), PT RMK Energy Tbk. (RMKE), PT First Media Tbk. (KBLV), PT Kedoya Adyaraya Tbk. (RSGK), PT Techno9 Indonesia Tbk. (NINE), serta PT Sentul City Tbk. (BKSL).
Dalam keterangannya, BEI menjelaskan bahwa saham KOPI, INET, CBUT, SOCI, LMAX, RMKE, KBLV, RSGK, NINE, dan BKSL mengalami penurunan harga yang tergolong tidak biasa. Dalam kurun satu minggu terakhir, masing-masing saham tersebut terkoreksi sebesar 26,67%, 29,91%, 29,41%, 26,42%, 32,74%, 38,26%, 34,09%, 29,78%, 38,89%, dan 23,29%.
Di sisi lain, saham GRIA dan FORU dinilai mengalami kenaikan harga yang tidak wajar. Dalam satu pekan terakhir, kedua saham tersebut masing-masing melonjak sebesar 23,14% dan 33,93%.
Terkait terjadinya UMA pada saham-saham tersebut, BEI menyampaikan bahwa saat ini pihaknya sedang melakukan pemantauan terhadap perkembangan pola transaksi yang terjadi.
Manajemen BEI menegaskan bahwa pengumuman UMA tidak secara otomatis menunjukkan adanya pelanggaran terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal.
Karena itu, investor diimbau untuk: a. memperhatikan tanggapan Perusahaan Tercatat atas permintaan konfirmasi dari Bursa; b. mencermati kinerja dan keterbukaan informasi yang disampaikan Perusahaan Tercatat; c. meninjau kembali rencana aksi korporasi Perusahaan Tercatat apabila belum memperoleh persetujuan RUPS; dan d. mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat muncul di masa mendatang sebelum mengambil keputusan investasi. Seluruh informasi keterbukaan emiten dapat diakses melalui situs resmi Bursa di www.idx.co.id.
Sebagaimana diketahui, IHSG pada perdagangan sebelumnya melemah lebih dari 4% sehingga menyebabkan banyak saham mengalami penurunan tajam. Namun, pada awal perdagangan hari ini, IHSG kembali menunjukkan penguatan dan telah naik sekitar 1,5%.
Sumber: cnbcindonesia.com
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.