Berita Terkini
Dugaan Salah Urus Keselamatan Kereta di Indonesia: Fakta, Risiko & Dampaknya
/index.php
Edukasi - Diposting pada 23 January 2025 Waktu baca 5 menit
DIGIVESTASI - Sejumlah pekerjaan diperkirakan akan berkembang pesat dalam beberapa tahun ke depan, dipengaruhi oleh digitalisasi, inflasi, dan langkah industri untuk mengurangi emisi. Berdasarkan laporan World Economic Forum tentang Future of Jobs 2025, beberapa pekerjaan yang diprediksi mengalami peningkatan permintaan antara lain spesialis big data, insinyur fintech, serta ahli AI dan pembelajaran mesin. Selain itu, beberapa pekerjaan lainnya juga diperkirakan mengalami pertumbuhan.
Menurut laporan tersebut, peningkatan akses digital menjadi faktor utama yang mendukung pesatnya perkembangan pekerjaan tersebut. Beberapa faktor lainnya mencakup kenaikan biaya hidup, inflasi, upaya pengurangan emisi karbon, dan perhatian terhadap isu-isu tenaga kerja dan sosial.
Teknologi, khususnya AI, memainkan peran besar dalam transformasi bisnis ini. AI dan teknologi pemrosesan informasi berkontribusi hingga 86% dalam perubahan bisnis yang akan datang. Selain itu, robot dan sistem otonom berkontribusi sebesar 58%, sementara pembangkit energi, penyimpanan, dan distribusi energi memberikan dampak hingga 41%.
Seiring transformasi digital, para pekerja diharuskan beradaptasi dan memenuhi kebutuhan perusahaan dengan kemampuan yang sesuai. Oleh karena itu, keterampilan inti yang dibutuhkan akan berkaitan dengan pengelolaan teknologi, terutama di bidang AI dan big data, yang diperkirakan akan sangat diminati, seiring meningkatnya jumlah lapangan pekerjaan.
Setiap sektor pekerjaan akan membutuhkan keterampilan yang berbeda. Pengelolaan AI dan big data banyak dibutuhkan di sektor otomotif, aerospace, telekomunikasi, layanan profesional, dan teknologi informasi. Sementara itu, keterampilan kreatif banyak dicari di bidang manajemen asuransi, dana pensiun, pendidikan dan pelatihan, layanan kesehatan, properti, dan barang konsumer.
Kemampuan mengelola lingkungan akan sangat dibutuhkan di sektor energi, termasuk pekerjaan di industri minyak dan gas, kimia, agrikultur, kehutanan, perikanan, serta pertambangan.
Namun, ada juga pekerjaan yang diprediksi akan hilang akibat kemajuan teknologi. Pekerjaan yang paling terpengaruh umumnya berada di sektor jasa. Penjaga kasir dan tiket diperkirakan akan mengalami penurunan hampir 15%, sementara asisten administrasi dan sekretaris eksekutif diperkirakan akan menurun lebih dari 5%.
Pekerjaan lainnya yang kemungkinan tergerus teknologi termasuk pengelola bangunan, petugas kebersihan rumah, pegawai percetakan dan perdagangan terkait, akuntan, serta petugas transportasi.
Temukan berita dan artikel lainnya di Google Berita
Sumber: rri.co.id
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.